2 Hari Telantar di Kota Bekasi, Nasib Ajudan Kiai Mobil Dibetot Matel

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Mobil operasional Pondok Pesantren asal Purwakarta yang dibetot matel di Kota Bekasi

Photo: Mobil operasional Pondok Pesantren asal Purwakarta yang dibetot matel di Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Dua hari sudah Subhi (26) terlantar di Kota Bekasi demi memperjuangkan mobil milik Kiai-nya salah satu pemilik Pondok Pesantren di Purwakarta, Jawa Barat.

Pasalnya, Mobilio berwarna putih tersebut tiba-tiba dihadang mata elang (matel) dilampu merah usai mengantar dua ustadz untuk ikut test petugas Haji di Islamic Centre Kota Bekasi.

“Kejadiannya kemarin Kamis 11 Desember 2025 sekitar pukul 13.28 WIB diperempatan lampu merah,” kata Subhi kepada Matafakta.com, Sabtu (13/12/2025).

Waktu itu, lanjut Subhi, dirinya tiba-tiba dipepet satu mobil pribadi dan satu motor sekurangnya 4 orang dan dibawa kesebuah Ruko tak jauh dari lokasi, tapi bukan kantor Leasing MUF.

“Kaya Ruko begitu bang, bukan kantor Leasing. Saya diminta siapkan uang Rp27 juta kalau mobil mau kembali,” tutur Subhi.

Subhi pun berusaha untuk meminta bantuan melalui beberapa pihak baik dari oknum LSM maupun dari oknum Media di Kota Bekasi yang bersedia ingin membantunya.

“Sudah bang kita coba masuki 2 bulan cicilan sesuai telatnya baru 2 bulan Rp7 juta sama mohon untuk biaya tarik atau BT-nya Rp5 juta jadi total Rp12 juta, tapi tidak direspon sama matel tersebut,” jelasnya.

Bahkan info terakhir, kata Subhi, salah satu dari mereka kembali menghubunginya meminta biaya BT Rp18 juta diluar dari cicilan 2 bulan Rp7 juta jadi total Rp26 juta.

“Dari awal saya sudah terbuka hanya punya uang Rp12 juta mentok-mentoknya berusaha paling dapat Rp15 juta sama cicilan 2 bulan sesuai telatnya, tapi tetap jauh dari harapan matel tersebut,” imbuhnya.

Selama ini, kata Subhi, mobil Kiai yang jadi operasional Pondok Pesantren di Purwakarta tersebut, tidak pernah telat namun terakhir memang keadaan lagi susah.

“Saya juga bingung mobil baru telat 2 bulan langsung dibetot matel. Saya juga berterima kasih sama sama teman LSM dan Media yang sudah berusaha meski belum juga berhasil,” pungkasnya. (Roni Mahendra)

Berita Terkait

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB