Soal Galian C Ilegal, LSM SNIPER: Pelaku dan Penadah Bisa Dipidana

- Jurnalis

Selasa, 2 Januari 2024 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gunawan, Camat Cibarusah, Rusdi Aziz dan Polsek Wilayah

Foto: Gunawan, Camat Cibarusah, Rusdi Aziz dan Polsek Wilayah

BERITA BEKASI – Hasil Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat 29 Desember 2023, memutuskan bahwa kegiatan penggalian dan pengangkutan tanah galian C dihentikan atau ditutup.

Muspika itu, dipimpin langsung Camat Cibarusah, Rusdi Aziz yang dihadiri Kapolsek, Danramil dan Kepala Desa Wibawa Mulya, terkait Galian C yang berlokasi di Kampung Leuwi Malang, Desa Wibawa Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

“Tunggu dulu setelah ijinnya ada dan setelah itu silahkan beraksi. Artinya sudah legal. Silahkan urus izinnya dulu,” tegas Camat Cibarusah, Rusdi Aziz saat mendatangi lokasi galian C menindaklanjuti hasil Muspika, Selasa (2/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Transparansi Intelektual Pemerhati (LSM SNIPER) Indonesia, Gunawan, sependapat dengan keputusan Camat Cibarusah, Rusdi Aziz yang menghentikan Galian C ilegal tersebut.

“Apapun alasannya kegiatan Galian C yang dilakukan tanpa adanya ijin merupakan kegiatan ilegal yang melanggar hukum. Bahkan pembelian meterial Galian C ilegal tersebut dapat dipidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Gunawan.

Baca Juga :  Waduh..!!!, Mantan Walikota Bekasi Mobil Toyota Fortuner Platnya Nyundai Creta

Lebih jauh Gunawan atau biasa disapa ‘Mbah Goen’ ini kembali menegaskan, bahwa membeli material tambang ilegal itu sama dengan membeli barang curian atau bisa disebut sebagai penadah yang berujung kepada perbuatan pidana.

“Bukan hanya pelaku Galian C saja yang bisa dipidana, tapi juga para penadah yang membeli hasil Galian C ilegal juga dipidana sesuai ketentuan Pasal 480 KUHP. Nah itulah katagori dari penadah,” ulas Gunawan.

Jika ada, lanjut Gunawan, indikasi suatu proyek pembangunan yang menggunakan material dari penambangan Galian C ilegal maka kontraktornya bisa dipidana. Baik perorangan maupun proyek Pemerintah haruslah menggunakan material legal atau memiliki izin resmi.

“Mengacu pada Pasal 480 KUHP, ancaman hukuman bagi penadah itu bisa 4 tahun kurungan penjara,” ujarnya mengingatkan.

Baca Juga :  Warga RT 01 Perum VGH Kebalen Gelar Pemotongan Hewan Qurban

Masih kata Gunawan, penambangan Galian C tanpa izin resmi merupakan tindak pidana, sesuai dengan amanah Undang-Undang (UU) Nomor: 3 Tahun 2020, tentang Perubahan atas UU Nomor: 4 Tahun 2009, tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

“Pada Pasal 158 pada UU Nomor 3 Tahun 2020 disebutkan, bahwa setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa izin resmi bisa dipidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp100 miliar,” katanya.

Gunawan juga menambahkan, Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tetang Minerba bisa menjerat pelaku penambangan tanpa izin resmi oleh badan usaha yang berbadan hukum ataupun perorangan.

“Sepanjang aktivitas penambangan itu tidak memiliki izin resmi, maka itu adalah tambang ilegal. Kepada instansi berwenang agar menindaklanjuti aktivitas penambangan Galian C yang diduga tanpa izin resmi tersebut,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Kurangi Volume Pekerjaan, LSM LIAR: CV. Meriall Incosyaira Rugikan Negara
Warga RT 01 Perum VGH Kebalen Gelar Pemotongan Hewan Qurban
JNW: Penilaian Tata Kelola Keuangan Pemkot Bekasi Terjun Bebas
PSSI Kabupaten Bekasi Gelar Kongres Biasa Tahun 2024
Kelas VI SDN Pasirsari 05 Cikarang Selatan Gelar Acara Perpisahan
Proses Hukum Jalan, Ketua GP Ansor Kebalen Apresiasi PPA Polres Kabupaten Bekasi
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pertamina EP Tambun Field Inisiasi Sosialisasi Proklim
FKMPB: Pungutan Perpisahan SMPN 5 Tambun Selatan Kangkangi Permendikbud
Berita ini 413 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 00:44 WIB

Kurangi Volume Pekerjaan, LSM LIAR: CV. Meriall Incosyaira Rugikan Negara

Selasa, 18 Juni 2024 - 00:23 WIB

Warga RT 01 Perum VGH Kebalen Gelar Pemotongan Hewan Qurban

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:57 WIB

JNW: Penilaian Tata Kelola Keuangan Pemkot Bekasi Terjun Bebas

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:38 WIB

PSSI Kabupaten Bekasi Gelar Kongres Biasa Tahun 2024

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:31 WIB

Kelas VI SDN Pasirsari 05 Cikarang Selatan Gelar Acara Perpisahan

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:50 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pertamina EP Tambun Field Inisiasi Sosialisasi Proklim

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:12 WIB

FKMPB: Pungutan Perpisahan SMPN 5 Tambun Selatan Kangkangi Permendikbud

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:15 WIB

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Berita Terbaru

Warga RT 01 RW 024 Villa Gading Harapan (VGH) Gelar Pemotongan Hewan Qurban

Seputar Bekasi

Warga RT 01 Perum VGH Kebalen Gelar Pemotongan Hewan Qurban

Selasa, 18 Jun 2024 - 00:23 WIB

Foto: Ilustrasi

Seputar Bekasi

JNW: Penilaian Tata Kelola Keuangan Pemkot Bekasi Terjun Bebas

Minggu, 16 Jun 2024 - 11:57 WIB

PSSI Kabupaten Bekasi

Seputar Bekasi

PSSI Kabupaten Bekasi Gelar Kongres Biasa Tahun 2024

Minggu, 16 Jun 2024 - 08:38 WIB

SDN Pasirsari 05, Kecamatan Cikarang Selatan

Seputar Bekasi

Kelas VI SDN Pasirsari 05 Cikarang Selatan Gelar Acara Perpisahan

Minggu, 16 Jun 2024 - 08:31 WIB