Pj Bupati Tapanuli Tengah Hina Profesi Wartawan Mantan Jaksa

- Jurnalis

Jumat, 29 Desember 2023 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta

Foto: Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta

BERITA JAKARTA – Pj Bupati Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta yang sempat viral di media sosial (medsos) hina profesi wartawan dan LSM “tukang memeras” adalah mantan Jaksa.

Sugeng Riyanta pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muko-Muko, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Selain itu, Sugeng pernah menjabat sebagai Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Jampidsus Kejaksaan Agung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 6 Maret 2019 silam, Sugeng Riyanta dirotasikan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat.

Terkait kinerja, ada beberapa kasus yang pernah ditangani Sugeng selama di Riau yang kini dihentikan penyidikannya.

Seperti Surat Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan korupsi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Riau, karena dianggap kurang bukti.

Bahkan saat bertugas di Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), beberapa kasus seperti Chevron, Indosat, PLN, Bank Permata, Kondesat TPPI tidak jelas kelanjutannya alias mangkrak.

Baca Juga :  Dugaan TPPU Setnov Tak Kunjung Tuntas, LP3HI Gugat Bareskim Polri
Foto: Indra Sukma (Ceo BeritaEkspres Group)

Sebelumnya, dalam tayangan video berdurasi 1 menit 20 detik itu, Pj Bupati Tapanuli Tengah, Sugeng Riyanta awalnya menyampaikan soal berkomunikasi lewat telepon.

Dia mengatakan, dalam berkomunikasi lewat telepon, pihak yang menelepon adalah yang memiliki urusan dengan yang ditelepon.

Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta mengatakan, jika yang menghubungi lewat telepon itu dari pihak LSM dan Wartawan ujung-ujungnya akan memeras.

Tapi kalau whatsapp ya tadi sama kok bahasanya, kami dari LSM ini, kami dari wartawan ini mau konfirmasi, udah kalau gitu ujung-ujungnya nanti meras, ujung-ujungnya nipu kalian, nggak usah dilayani, blokir aja, dari pada bikin pusing,” sebut Sugeng.

Ceo BeritaEkpres Group Indra Sukma mengatakan, Sugeng Riyanta sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah sebaiknya fokus kepada tugas dan tanggungjawabnya mengurusi roda kepemerintahan dengan baik, bukan menghina profesi orang.

“Apa salahnya Wartawan atau LSM pertanya sesuai pungsi kontrolnya ya jawab saja. Ngak mau jawab juga ngak apa apa, tapi jangan buntutnya menghina profesi orang,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Dukung Peningkatan Dividen PT. Migas Perseroda

Itulah kata Indra, Wartawan selalu salah memberitakan tanpa konfirmasi salah, tapi ketika berusaha mengkonfirmasi dibilang mau memeras dan sebagainya.

“Baca dong UU Pers Nomor: 40 Tahun 1999 jangan main menjastifikasi profesi, tidak semua Wartawan seperti itu. Kalaupun faktanya ada ya oknum. Bicara oknum bukan hanya di profesi Wartawan atau LSM bidang apapun ada oknum,” jelasnya.

Untuk itu, Indra meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengevaluasi Pj Bupati Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta yang tidak cakap dalam bersikap sebagai seorang Kepala Daerah.

“Gimana mau bener ngurusi birokrasi kalau menanggapi hal seperti itu aja ngawur. Selama jadi Jaksa ternyata jejak digitalnya Sugeng tidak prestasi kecuali SP3 dan kasus mangkrak,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Bakal Laporkan Hakim Delta Tamtama ke KY
Cabang LQ Indonesia Law Firm Kembali Hadir di Kembangan Jakarta Barat
Dugaan TPPU Setnov Tak Kunjung Tuntas, LP3HI Gugat Bareskim Polri
AMPUH: Baiknya Pengusul Hak Angket Pertimbangkan Masukan Wakil Ketua MPR
Ini Kata Kuasa Hukum Nasabah Prudential Bicara di Podcast Quotient TV
Pemkot Bekasi Dukung Peningkatan Dividen PT. Migas Perseroda
Lulus Sarjana Hukum, Phioruci Pangkaraya Susul Alvin Lim
Dalam Nota Pembelaan Dadan Sebut Oknum KPK Minta USD 6 Juta Dolar
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 18:34 WIB

Ceo MMP Desak Polres Wajo Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:18 WIB

LSM LIAR Desak Polisi Proses Pemilik Dam Truck Lindas Bocah di Kebalen

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:59 WIB

Dam Truck Lindas Bocah Hingga Tewas di Kebalen Dilimpahkan ke Polres

Senin, 19 Februari 2024 - 18:59 WIB

Pemilik Dam Truck Lindas Bocah Hingga Tewas di Kebalen Bisa Dipidana

Senin, 19 Februari 2024 - 14:56 WIB

Ini Identitas Bocah SD Terlindas Dam Truck di Kebalen Kabupaten Bekasi

Senin, 19 Februari 2024 - 13:05 WIB

Pulang Sekolah, Bocah SD di Kebalen Tewas Terlindas Truck Tanah

Senin, 12 Februari 2024 - 18:51 WIB

AWIBB Desak Polisi Tangkap Boss BBM Ilegal Aniaya Wartawan di Sumsel

Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:47 WIB

Polemik Clauster Aurelia Setu Bekasi, RW Dengan Warga Nyaris Baku Hantam

Berita Terbaru

Foto: Kuasa Hukum, Finsensius Mendrofa

Berita Utama

Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Bakal Laporkan Hakim Delta Tamtama ke KY

Selasa, 27 Feb 2024 - 21:43 WIB

Foto: Advokat Alvin Lim, SH, MH, M.Sc, CFP, CLA

Berita Utama

Cabang LQ Indonesia Law Firm Kembali Hadir di Kembangan Jakarta Barat

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:35 WIB

Foto: Terpidana Setya Novanto (Setnov)

Berita Utama

Dugaan TPPU Setnov Tak Kunjung Tuntas, LP3HI Gugat Bareskim Polri

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:19 WIB

Ilustrasi

Peristiwa

Ceo MMP Desak Polres Wajo Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Selasa, 27 Feb 2024 - 18:34 WIB

HUT Ke-28 Jikustik

Lifestyle

28 Tahun Jikustik Berkarya di Industri Musik Indonesia

Selasa, 27 Feb 2024 - 17:00 WIB