Tanggapan AMPUH Soal 185 Laporan Polisi Jerat Alvin Lim dan Ketua IPW

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2023 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Alvin Lim, Heru Purwoko dan Sugeng Teguh Santoso

Foto: Alvin Lim, Heru Purwoko dan Sugeng Teguh Santoso

BERITA JAKARTA – Sekjen Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH), Heru Purwoko angkat bicara soal 185 Laporan Polisi (LP) yang menjerat Pendiri LQ Indonesia Law Firm, Alvin Lim, SH, MH yang kini tengah menjalankan perawatan serius akibat gagal ginjal yang dideritanya.

Dikatakan Heru, 185 laporan polisi tersebut konon kabarnya justru datangnya dari institusi Kejaksaan dan Kepolisian, terkait dugaan pencemaran nama baik Lembaga maupun Institusi imbas dari kerasnya seorang Alvin Lim menyoroti kinerja Aparat Penegak Hukum (APH).

“Ya, kalau anti kritik repot juga. Kritik itukan tujuannya agar bisa memperbaiki diri menjadi jauh lebih baik. Bagi yang tidak merasa sebaiknya tidak usah tersinggung hingga sampai membuat laporan polisi,” kata Heru menanggapi Matafakta.com, Jumat (9/6/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Heru, dalam pengamatannya Pendiri LQ Indonesia Law Firm itu selalu melontarkan kritik terhadap oknum-oknum yang dinilainya telah merusak citra Lembaga atau Institusi dalam menjalankan proses penegakkan hukum.

Baca Juga :  Setelah Melelang Semua Asset, Kini Elias Thomas Dipolisikan Bank Danamon

“Dalam kritiknya, tentu Alvin Lim selaku Advokat berdasarkan apa yang dia alami dan menginginkan adanya penegakkan hukum yang betul-betul bisa mendapatkan keadilan yang diharapkan semua orang, termasuk para Advokat,” ucapnya.

Belum lama ini, sambung Heru, Ketua Indonesia Police Watch (IPW, Sugeng Teguh Santoso yang juga merupakan Aktivis dan Advokat Senior juga kabarnya dipolisikan, karena kritikan, terkait kasus-kasus yang tengah ditangani lembaga-lembaga hukum, utamanya diinstitusi Kepolisian.

“Inikan, anggapan masyarakat termasuk upaya kriminalisasi terhadap kedaulatan rakyat. Gimana kedepan kalau semua orang kritis dipolisikan dalam alam kebebasan berdemokrasi saat ini,” ungkapnya.

Hal ini, lanjut Heru, tentunya berbeda dengan Mantan Wamenkumham, Denny Indrayana yang tengah berada diluar negeri Australian bukan berada di Indonesia dia melontarkan pernyataan miring yang berpotensi menimbulkan kegaduhan nasional atas persoalan yang tengah berproses di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga :  Tak Ditahan, 2 Tersangka Kasus Timah 300 Triliun Diistimewakan Kejagung

“Tidak etis, masa disaat gugatan uji materi masih berlangsung di MK dan belum disimpulkan amar putusannya oleh Hakim, Denny Indrayana lebih dulu menyimpulkan. Ini berbeda dengan kritik yang di sampaikan oleh Alvin Lim dan Sugeng Teguh Santoso,” sindirnya.

Ditambahhkan Heru, kalau hukum ditegakkan dan di jalankan sesuai dengan aturan sebagaimana mestinya ia sangat haikul yakin tidak akan ada kritik maupun tudingan miring bahkan sebaliknya masyarakat akan selalu melontarkan apresiasinya.

“Semoga persoalan ini bisa menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo dan Menkopolhukam Mahfud MD yang tentunya sangat lebih paham bagaimana keadaan penegakkan hukum kita, salah satu orang mantan Hakim yang kredibel,” pungkas Heru. (Indra)

Berita Terkait

Idul Adha 1445 H 2024, Jaksa Agung Serahkan 36 Ekor Sapi untuk Masyarakat
Tak Ditahan, 2 Tersangka Kasus Timah 300 Triliun Diistimewakan Kejagung
LQ Indonesia Law Firm Apresiasi Gelaran Perkara Uob Kay Hian Sekuritas
Jaksa Agung Diminta Tangani Kasus Kerusakan Lingkungan di Kalsel
Kerugian Negara Capai Rp300 Triliun, 10 Tersangka Timah Segera Diadili
Sebut Eka Tjipta Tak Punya Saham di Sinar Mas, Anggota Wantimpres Dipolisikan
Setelah Melelang Semua Asset, Kini Elias Thomas Dipolisikan Bank Danamon
Pemanggilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Bukti KPK Sudah ‘Oleng’
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:15 WIB

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:06 WIB

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:19 WIB

Kerja 12 Jam Lebih, PT. Armas Logistic Service Langgar UU Ciptaker

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:49 WIB

Abaikan Pengusaha Lokal, FKMPB Minta Dirut RSUD Cibitung Dievaluasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:06 WIB

Ngantor Saat Gajian, Oknum TKK Kota Bekasi Pasrah Jika Dipecat

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:20 WIB

Trotoar di Perumahan PUP Kabupaten Bekasi Jadi Wisata Para PKL

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:38 WIB

PWI Bekasi Raya Kembali Serahkan Bantuan Untuk Keluarga Wartawan

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:04 WIB

Janji Proyek, Duit Ratusan Juta Cuma Jadi Bancakan Oknum Pejabat Kota Bekasi

Berita Terbaru

Kepala Devisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bekasi, Burani

Seputar Bekasi

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Jun 2024 - 20:15 WIB

Aksi Para Sopir dan Pemilik Angkutan di Kantor Dishub Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Jumat, 14 Jun 2024 - 19:06 WIB