Hakim PN Jakpus Adeng Abdul Kohar Abaikan Prosedur Persidangan

- Jurnalis

Selasa, 21 Juni 2022 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Persidangan

Suasana Persidangan

BERITA JAKARTA – Ketua Majelis Hakim Adeng Abdul Kohar saat memandu proses persidangan dugaan ujaran kebencian “jin buang anak” dengan terdakwa Edy Mulyadi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, kembali digelar, Selasa (21/6/2022).

Namun, dalam proses persidangan Ketua Majelis Hakim, Adeng Abdul Kohar, tidak melakukan penundaan persidangan dengan mengetukan palu sebagai tanda penundaan sidang, ketika terdakwa, Edy Mulyadi, meminta izin ke toilet.

Baca Juga :  Tagih Hutang Rp104 Miliar, Keluarga Cendana Digugat Perusahaan Singapura

Anehnya, setelah terdakwa Edy Mulyadi selesai menunaikan hajatnya dari toilet, Hakim Adeng Abdul Kohar, malah mencabut skor “skor kami cabut,” ucap dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan dalam amatan Matafakta.com, diruang persidangan M. Hatta Ali yang berada di lantai satu PN Jakarta Pusat, Hakim Adeng Abdul Kohar, terlihat tengah menelpon seseorang dibalik kursi Majelis Hakim.

Baca Juga :  Terancam PHK Massal, Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia Tolak Putusan MA

Peristiwa itu terjadi setelah Majelis Hakim selesai mendengar keterangan saksi fakta bernama Nafan dari Kementerian Keuangan (Menkeu).

Disaat bersamaan, tiba-tiba Edy Mulyadi meminta izin untuk ke toilet “Yang mulia mohon izin saya ke toilet,” pinta Edy Mulyadi.

Sehingga persidangan terganggu lantaran ketiadaan terdakwa Edy Mulyadi yang mohon izin untuk pergi ke toilet. (Sofyan)

Berita Terkait

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut
Terancam PHK Massal, Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia Tolak Putusan MA
Alvin Lim Laporkan Brigjen Wisnu Hermawan Atas Dugaan Kaburnya Bos Investasi
Nitizen Soroti Rumah Presiden PKS Saat Dikunjungi Anies Baswedan
Tak Profesional, Alvin Lim Laporkan Penyidik Dirtipideksus Mabes Polri
LQ Indonesia Law Firm Bakal Gelar Aksi Dengan Korban Net-89 dan Indosurya
Pengamat: Menanti Keputusan MK Ekstra Ordinary White Crime Kekuasaan
Masyarakat Gerbek Markas Judi di Semarang, Alvin Lim: Kemana Polisi?
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 22:43 WIB

Penyidik Pidsus Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Pengelola Dana Dapen PT. BA

Kamis, 18 April 2024 - 23:01 WIB

Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Berita Terbaru

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB

Foto: Mochtar Muhamad (M2)

Seputar Bekasi

Eks Walikota Bekasi M2 Masih di Hati Masyarakat Kota Bekasi

Senin, 22 Apr 2024 - 14:43 WIB