Diduga Oknum Jaksa Kejari Surabaya ‘Jamin’ Hentikan Perkara Korupsi

- Jurnalis

Selasa, 25 Mei 2021 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BERITA JAKARTA – Pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Surabaya, Jawa Timur, dinilai masih sebatas seremonial tanpa ada implementasi atas program WBK dan WBBM yang dimaksud.

Pasalnya, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dibawah komando Anton Delianto sebagai Kepala Kejari Kota Surabaya, belum menuntaskan perkara dugaan korupsi penyimpangan pemberian kredit oleh BNI Tbk Unit Sentra Kredit Menengah kepada PT. Atlantik Bumi Indo (PT ABI).

Bahkan, salah seorang Jaksa yang bertugas di Kejari Kota Surabaya, Jawa Timur, dengan tegas membantah pernah menangani dugaan perkara korupsi PT. ABI yang merugikan negara hingga mencapai puluhan miliar tersebut.

“Kami tidak pernah menangani perkara itu,” kata Jaksa FE. Rachman ketika dihubungi melalui sambungan telepon selularnya, Senin (24/5/2021) kemarin.

Sumber yang didapat mengungkapkan, diperalihan tahun 2020-2021, oknum Jaksa Kejari Kota Surabaya, disinyalir meminta sejumlah uang untuk menghentikan proses penyidikan kasus korupsi PT. ABI tersebut.

“Karir saya sebagai jaminannya kalau perkara ini naik lagi,” aku sumber mengutif perkataan oknum Jaksa, Selasa (25/5/2021).

Sebagai pengganti perkara, sumber mengemukakan, penyidik Kejaksaan meminta pihak Bank BNI Surabaya agar memberikan perkara korupsi lain.

“Malah dia minta dicarikan pengganti kasus korupsi PT. ABI dengan perkara korupsi lain yang kerugian negara lebih besar,” ungkap sumber.

Diduga kasus korupsi PT. ABI melibatkan petinggi Bank BNI Cabang Surabaya lantaran dalam proses pengajuan pinjaman dana PT. ABI, menggunakan data-data palsu.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Dukung Peningkatan Dividen PT. Migas Perseroda

Meski begitu, pimpinan Bank BNI Cabang Surabaya, tetap menyetujui pemberian kredit kepada PT. ABI hingga merugikan negara yang mencapai puluhan miliar.

Atas permasalahan itu, sehingga pihak Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Surabaya memindaklanjuti berdasarkan adanya laporan dari masyarakat.

Pihak Kejari Kota Surabaya pun, sempat memanggil petinggi Bank BNI Kota Surabaya maupun pihak PT. ABI guna mengklarifikasi permasalahan hukum tersebut.

“Namun, saat petinggi BNI Kota Surabaya bertemu dengan Tim Penyidik Kejari Surabaya, penyidik malah menanyakan hal yang lain, bukan persoalan teknis pemberian kredit PT. ABI,” pungkas sumber. (Sofyan)

BeritaEkspres Group

Berita Terkait

Ini Kata Kuasa Hukum Nasabah Prudential Bicara di Podcast Quotient TV
Pemkot Bekasi Dukung Peningkatan Dividen PT. Migas Perseroda
Lulus Sarjana Hukum, Phioruci Pangkaraya Susul Alvin Lim
Dalam Nota Pembelaan Dadan Sebut Oknum KPK Minta USD 6 Juta Dolar
Gagal Pimpin PDIP Kota Bekasi, Tri Adhianto Dikabarkan Bakal Lompat Partai Lain
Heboh, Pegawai TKK Pemkot Bekasi Plesiran ke Dubai Sewa Helikopter
Rugikan Ratusan Triliun, Jampidsus Kejagung Tahan 5 Tersangka Korupsi Timah
Pengamat IDD, Bambang Ariyanto: Saatnya PDI Perjuangan Jadi Oposisi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:48 WIB

Ini Kata Kuasa Hukum Nasabah Prudential Bicara di Podcast Quotient TV

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:00 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Peningkatan Dividen PT. Migas Perseroda

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:19 WIB

Dalam Nota Pembelaan Dadan Sebut Oknum KPK Minta USD 6 Juta Dolar

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:55 WIB

Gagal Pimpin PDIP Kota Bekasi, Tri Adhianto Dikabarkan Bakal Lompat Partai Lain

Sabtu, 17 Februari 2024 - 14:42 WIB

Heboh, Pegawai TKK Pemkot Bekasi Plesiran ke Dubai Sewa Helikopter

Jumat, 16 Februari 2024 - 19:49 WIB

Rugikan Ratusan Triliun, Jampidsus Kejagung Tahan 5 Tersangka Korupsi Timah

Jumat, 16 Februari 2024 - 13:34 WIB

Pengamat IDD, Bambang Ariyanto: Saatnya PDI Perjuangan Jadi Oposisi

Kamis, 15 Februari 2024 - 16:46 WIB

Kemendagri & Bappenas Gelar Simulasi Sektor Kelautan dan Perikanan

Berita Terbaru

Foto: Direktur PT. Migas Perseroda Kota Bekasi, Apung Widadi (Kiri) dan Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad (Kanan)

Berita Utama

Pemkot Bekasi Dukung Peningkatan Dividen PT. Migas Perseroda

Kamis, 22 Feb 2024 - 18:00 WIB

TNI

Berita TNI

Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 38 Perwira Tinggi TNI

Kamis, 22 Feb 2024 - 11:53 WIB