IPW: Langkah Pendekatan Kapolda Banten Patut Diapresiasi  

- Jurnalis

Senin, 15 Februari 2021 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Pola pendekatan yang dilakukan Kapolda Banten Irjen Rudi Heriyanto patut diapresiasi, seperti memberi kesempatan dan fasilitas kepada para disabilitas untuk menggunakan lapangan Polda dalam setiap kegiatan olahraga di komunitasnya. Hal tersebut dikatakan, Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane.

“Selama ini, para disabilitas, terutama di Banten, selalu kesulitan untuk mendapatkan arena untuk berolahraga, sehingga dengan diberikannya lapangan Polda, para disabilitas bisa maksimal dalam melakukan kegiatan olahraga dan tidak merasa didiskriminasi,” kata Neta kepada Matafakta.com, Senin (15/2/2021).

IPW melihat, sambung Neta, sejak menjadi Kapolda Banten, Rudi banyak melakukan terobosan untuk menjalankan konsep Presisi Polri. Rudi cukup aktif melakukan pendekatan ke berbagai lapisan masyarakat di daerahnya.  Selain kepada para disabilitas, Rudi juga aktif menggerakkan jajaran Polda Banten, mulai dari Polsek hingga Polres untuk menyambangi pesantren di berbagai pelosok.

“Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari pengecetan pesantren, perbaikan pesantren yang rusak, berdialog dan melakukan kegiatan keagamaan lainnya bersama masyarakat. Dengan adanya pola pendekatan seperti ini, setidaknya potensi radikalisme di daerah Banten bisa ditekan, mengingat beberapa waktu lalu sejumlah tokoh teroris berasal dari daerah ini,” terang Neta.

Selain turun langsung ke akar rumput, Rudi juga melakukan kegiatan silaturahmi dengan ulama kharismatik di daerah Banten, seperti Abuya Muhtadi dan KH. Abuya Murtadho. Tak hanya ke kalangan santri, kunjungan Rudi ke pedalaman masyarakat Suku Baduy juga patut diapresiasi.

“Selain bertujuan untuk menjalani silahturahmi dengan masyarakat pedalaman Baduy, kunjungan itu sekaligus bisa merasakan denyut dinamika sosial masyarakat Baduy. Sebab dalam kunjungan itu jajaran Polda Banten juga melaksanaan bakti sosial dan merawat budaya lokal,” jelasnya.

Dengan masih maraknya pandemi Covid 19, para pejabat daerah memang harus sering aktif turun ke akar rumput untuk mengetahui secara langsung seperti apa dinamika sosial ekonomi masyarakatnya, terutama setelah setahun masa pandemi mencengkram.

“Para Kapolda misalnya, wajib turun ke akar rumput secara berkala agar bisa mendeteksi sejauh mana dampak setahun pandemi Covid 19 menjadi ancaman bagi gangguan keamanan. Kekacauan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid 19 yang menimbulkan krisis, kebangkrutan usaha, pengangguran, PHK, dan lain-lain apakah sudah berdampak pada angka kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya,” ungkap Neta.

Aksi turun ke akar rumput, tambah Neta, seperti yang dilakukan Rudi memang perlu dilakukan para Kapolda lain. Sehingga Polri mendapatkan situasi ril tentang kondisi Indonesia pasca setahun pandemi Covid-19 pada Maret mendatang.

“Dengan demikian potensi ancaman keamanan, radikalisme, provokasisme, kriminalitas, dan konflik sosial maupun gangguan sosial lainnya pasca setahun pandemi Covid-19 bisa diantisipasi dengan cepat oleh Polri,” pungkasnya. (Usan)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB