Optimistis Jadikan Pandemi Lompatan Kemajuan Bangsa

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2020 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Satu tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Indonesia dihantam banyak persoalan. Namun, Pemerintah optimistis dan terus berupaya untuk dapat tetap mempertahankan dan mencapai target hingga empat tahun ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, bahwa momentum pandemi Covid-19 yang tengah dihadapi bangsa ini mestinya dapat menjadi peluang untuk mewujudkan kemajuan bangsa lewat berbagai lompatan inovasi.

Di sektor pendidikan, misalnya, dia menyebut rencana digitalisasi sekolah yang sudah dirancang pemerintah untuk beberapa tahun ke depan justru dapat terealisasi lebih cepat berkat upaya menjawab tantangan menghadapi situasi pandemi.

“Meski target secara kualitatif hasil pendidikan di Indonesia masih harus dikoreksi, namun kondisi pandemi telah memaksa digitalisasi sekolah berjalan lebih cepat. Inovasi seperti ini bisa menjadi batu loncatan bagi kita untuk mewujudkan negara Indonesia yang lebih maju,” ujarnya saat wawancara bersama empat Menko di acara Indonesia Bicara yang disiarkan langsung TVRI, Minggu (25/10/2020) malam.

Menurut Menko PMK, percepatan digitalisasi disektor pendidikan sekaligus memberi kesempatan bagi Pemerintah untuk mewujudkan target Indonesia Emas pada 2045. Apalagi, negara ini ditaksir bakal menghadapi bonus demografi dengan jumlah usia produktif yang mendominasi.

“Ingat, kalau kita gagal memanfaatkan momentum bonus demografi, yang kita panen bukan bonus tapi malapetaka demografi. Jadi hikmah yang ada sekarang harus kita manfaatkan betul,” tukasnya.

Lebih lanjut, disektor kesehatan, Muhadjir menjelaskan, ada banyak lompatan-lompatan besar telah dilakukan terutama dalam perkembangan fasilitas layanan kesehatan. Per-April jumlah RS rujukan hanya 429, tetapi per-Oktober mencapai 845 RS rujukan.

Kenaikan jumlah tempat tidur di RS, keberadaan ventilator, hingga fasilitas laboratorium untuk uji spesimen juga meningkat secara signifikan. Tak dimungkiri hal itu terjadi sejak wabah Covid-19 mulai melanda pada Maret lalu.

“Jadi selain di sektor pendidikan, terobosan besar-besaran juga terjadi di sektor kesehatan. Seperti pesan presiden, kita harus memanfaatkan momentum yang tidak bagus, musibah ini, untuk kepentingan yang lebih baik,” pungkas Menko PMK.

Pada kesempatan tersebut, dia pun menyatakan, kerja keras Pemerintah untuk mencapai target pembangunan harus melibatkan banyak pihak. Koordinasi antar Kementerian dan Lembaga dan lintas Kemenko juga menjadi kunci sukses dalam pencapaian target visi misi presiden 2019-2024.

Hal itu sebagaimana diungkapkan seluruh Menko, baik Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menko Polhukam Mahfud MD dan Menko Marves Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Usan)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB