Ibunda M. Alfindo: Pesantren Bahrul Ulum Tutupi Aksi Kekerasan

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2020 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BANGKA BELITUNG – Ibunda M. Alfindo siswa yang mengalami aksi kekerasan yang dilakukan kedua kakak kelasnya yakni, Zendi dan Sigit yang duduk dibangku Kelas 1 SMA, kecewa dengan pihak Pesantren Islamic Center Bahrul Ulum Sungailiat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang berusaha menutupi aksi kekerasan yang menimpa anaknya.

“Waktu anak saya Alfindo mendadak dibawa ke RS Medika Stannia Sungailiat karena kejang-kejang ngak sadarkan diri, Ustadz Haris Siregar memberi kabar ke saya bahwa Alfindo terjatuh di kamar mandi, bukan akibat aksi kekerasan dari kakak kelasnya,” kata Yoan Olsita Ibu kandung, M. Alfindo kepada Matafakta.com, Kamis (24/9/2020).

Bahkan, sambung Yoan, setelah anaknya sadar dan sempat menjalani perawatan selama 3 hari di RS Medika Stannia Sungailiat, Alfindo, membenarkan kabar bahwa dia terjatuh dari kamar mandi sesuai keterangan yang disampaikan Ustadz Pembina Pesantren Islamic Center Bahrul Ulum, Haris Siregar, ketika Alfindo mendadak dilarikan ke RS Medika.

“Masalahnya, Alfindo sempat ditangani ahli syaraf karena laporan awalnya terjatuh dikamar mandi. Jadi, salah penanganan dari laporan bohong Ustadz Haris itu. Sementara, hasilnya dokter menemukan luka lebam seperti pukulan, bukan karena terjatuh,” jelas Yoan.

Setelah terus dikorek selama menjalani perawatan di RS Medika akhirnya Alfindo mengaku kejadian yang sebenarnya bahwa dia korban kekerasan atau pengeniayaan dari dua orang kakak kelasnya yakni, Zendi dan Sigit, bukan karena terjatuh dikamar mandi seperti keterangan yang diberikan Ustadz Pembina, Haris Siregar.

“Akhirnya, dia ngaku juga bahwa dia di doktrin sama pihak Pesatren untuk menjaga nama baik Pesantren. Jadi, dia disuruh ngakunya terjatuh dikamar mandi, bukan jadi korban aksi kekerasan di Pesantren itu. Sebagai orang tua jelas saya tidak bisa menerima kebohongan itu,” sesal Yoan.

Dikatakan Yoan, anaknya Alfindo mengikuti pendidikan di Pesantren Islamic Center Bahrul Ulum itu agar menjadi anak yang berguna, bukan untuk dianiaya. Kondisi Psikis Alfindo sendiri sekarang terganggu, sehingga harus menjalani trapi kejiwaan. Alfindo, seperti trauma takut kalau melihat ada kerumunan atau keramaian.

“Alfindo akhirnya saya keluarkan dari Pesantren itu, karena kalau sampai terganggu psikisnya artinya selama ini dia selalu mengalami tekanan. Waktu Alfindo dirawat juga ngak ada perhatian dari pihak Pesantren acuh aja gitu. Padahal, sudah berbohong dan biaya juga kita tanggung sendiri,” ungkapnya.

Untuk itu, tambah Yoan, melalui kuasa hukumnya, Rizal & Rekan melayangkan somasi ke pihak Pesantren karena kelalaiannya dalam mendidik dan melakukan pengawasan, termasuk keterangan bohong yang dilakukan pihak Pesantren melalui Ustadz Pembina yakni, Haris Siregar atas peristiwa yang menimpa, Alfindo hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Jelas saya ngak terima. Anak saya korban aksi kekerasan hingga ngak sadarkan diri bilangnya terjatuh dari kamar mandi. Perlu juga ini diungkap agar tidak terjadi lagi kepada anak-anak yang lain. Laporan polisi sudah ke Polres Bangka. Hari ini, kuasa hukum juga sudah melayangkan somasi ke pihak Pesantren,” pungkasnya. (Indra)

Berita Terkait

Lokasi TPS Liar Sempat Viral di Kebalen Siang Tadi Kebakaran
Diduga Salah Obat, Ketua KBPP Polri Pematangsiantar Meninggal di RS. Efarina Etaham
Viral CCTV Diduga Oknum Kades Dengan Politisi di Bekasi Bermesraan Dalam Lift
Begini Akhir Nasib Wartawan Gadungan Peramps Ponsel Guru di Sukabumi
Ngamuk Tagih Uang Koran, Oknum Wartawan di Sukabumi Dibekuk Polisi
Hercules TNI AU Bawa Bantuan Presiden Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan
Terjunkan Tim Alfa, TNI Percepat Penanganan Karhutla Way Kambas
TNI Terus Perkuat Dukungan Penanganan Gempa NTT

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:12 WIB

Lokasi TPS Liar Sempat Viral di Kebalen Siang Tadi Kebakaran

Selasa, 8 September 2026 - 15:36 WIB

Diduga Salah Obat, Ketua KBPP Polri Pematangsiantar Meninggal di RS. Efarina Etaham

Kamis, 3 September 2026 - 07:45 WIB

Viral CCTV Diduga Oknum Kades Dengan Politisi di Bekasi Bermesraan Dalam Lift

Rabu, 2 September 2026 - 11:11 WIB

Begini Akhir Nasib Wartawan Gadungan Peramps Ponsel Guru di Sukabumi

Selasa, 1 September 2026 - 10:44 WIB

Ngamuk Tagih Uang Koran, Oknum Wartawan di Sukabumi Dibekuk Polisi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB