Dit Tipikor Bareskrim Polri Akhirnya Periksa Jaksa Pinangki

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2020 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Pinangki (Kanan) dan Djoko Tjandra (Kiri)

Jaksa Pinangki (Kanan) dan Djoko Tjandra (Kiri)

BERITA JAKARTADit Tipikor Bareskrim Polri akhirnya berhasil memeriksa mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan, Pinangki Sirna Malasari (PSM).

“Pagi hari ini, pukul 10.00 WIB Subdit lll Dittipidkor Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap Jaksa PSM bertempat di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan RI,” terang Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Rabu (2/9/2020).

Pemeriksaan ini, sambung Awi, dalam rangka klarifikasi penyelidikan perbuatan hukum lainnya, seperti aliran dana dibalik hilangnya red notice, Djoko Tjandra.

“Untuk lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan pemeriksaan dan hasilnya nanti akan disampaikan kembali,” jelas Awi.

Saat ini, Pinangki telah berstatus sebagai tersangka dan ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung). Pinangki, diduga menerima sekitar US$ 500.000 dari Djoko Tjandra. Sedangkan, untuk kasus red notice belum jelas.

Diketahui, Pinangki merupakan ibu Bhayangakari, karena bersuami seorang anggota polisi. Kasus yang menyeret Pinangki bermula saat foto dirinya yang diduga bertemu Djoko pada tahun 2019 diluar negeri bocor.

Baca Juga :  LIAR Ingatkan Polres Soal Kasus Rp5 Miliar Alat Olahraga Dispora Kota Bekasi

Padahal Djoko Tjandra sudah menjadi buruan Kejaksaan Agung sejak tahun 2009 sebelum akhirnya berhasil dibekuk.

Pinangki pernah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Maret 2019 dalam jabatan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II JAM Kejaksaan Agung dengan harta kekayaan senilai Rp6.838.500.000. (Yon)

Berita Terkait

Majelis Hakim PN Jakpus Diminta Tetapkan Barang Bukti Milik Penggugat
LIAR Ingatkan Polres Soal Kasus Rp5 Miliar Alat Olahraga Dispora Kota Bekasi
Majelis Hakim PN Jakarta Pusat Bantarkan Edy Gunawan ke RS
Kasie Pidum Jakpus Ralat Tuduhan “Keanehan” Dalam Kasus Narkoba
Kejari Jakbar Terima Berkas Kasus Ujaran Kebencian Tersangka AB
Asik Berlayar Tanpa Surat Izin Terdakwa Junaidi Dituntut 6 Bulan Penjara
Persidangan Kasus Arif Edison Hadirkan Ahli ITE dan Ahli Hukum Data Pribadi
Kasie Datun Kejari Jakut Sidangkan Pasutri Gelapkan Dana PT. IFB Belasan Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 16:28 WIB

Industry Terbesar Asia, Mbah Goen: Kabupaten Bekasi Hanya Jadi Asbak Pengusaha

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:12 WIB

LQ Pertanyakan Kepastian Hukum Dalam Perkara Pidana Guru Besar IPB

Rabu, 28 Februari 2024 - 16:48 WIB

Jaksa KPK Sebut Dugaan Uang Hasil Pemerasan SYL Sebesar Rp44,5 Miliar

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:43 WIB

Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Bakal Laporkan Hakim Delta Tamtama ke KY

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:35 WIB

Cabang LQ Indonesia Law Firm Kembali Hadir di Kembangan Jakarta Barat

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:19 WIB

Dugaan TPPU Setnov Tak Kunjung Tuntas, LP3HI Gugat Bareskim Polri

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:04 WIB

AMPUH: Baiknya Pengusul Hak Angket Pertimbangkan Masukan Wakil Ketua MPR

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:48 WIB

Ini Kata Kuasa Hukum Nasabah Prudential Bicara di Podcast Quotient TV

Berita Terbaru

Foto: Gedung Dispora Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Kabarnya, Dua Anggaran Dispora Kota Bekasi Beraroma Korupsi

Kamis, 29 Feb 2024 - 19:02 WIB

Foto: Ketum LSM Sniper Indonesia: Gunawan

Seputar Bekasi

Ini Gagasan Gunawan SNIPER Untuk Meningkatkan PAD Kabupaten Bekasi

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:39 WIB