Cemburu, Dua Wanita Pengamen Aniaya Teman Hingga Tewas

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2020 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Dua wanita pengamen jalanan yang melakukan aksi kekerasan terhadap temannya sendiri hingga mengakibatkan kematian berhasil dibekuk Polsek Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kepada awak media, Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo mengungkapkan, pengeniayaan itu dilakukan, Selasa 4 Februari 2020 sekitar Pukul 15:30 WIB, bertempat di Jalan Cut Mutia bawah Jembatan TL Rawa Semut, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Akibat cemburu kata Sutoyo, ketiga gadis pengamen tersebut tega melakukan kekerasan hingga korban meninggal dunia. Pelaku berinisial NR (19) dan HR (21) berhasil diamankan di Polsek Bekasi Timur. Sedangkan, pelaku berinisial NDA masih dalam pencarian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka NR cemburu, karena mendapat informasi bahwa pacarnya yang sudah 5 tahun menjalin hubungan jalan dengan korban. NR sendiri mengaku baru 2 hari mengenal korban yang biasa ngamen di Karang Kitri,” terang Sutoyo, Kamis (19/3/2020).

Dapat kabar itu lanjut Sutoyo, kedua tersangka mendatangi korban dibawah kolong jembatan dan terjadi keributan hingga tersangka NR melakukan pemukulan. Korban pun melakukan perlawanan yang berlanjut kepada pengeroyokan terhadap korban.

“Para tersangka ini menggunakan kayu dan batu yang dihantamkan ke kepala korban hingga jatuh tak sadarkan diri. Setelah itu, para pelaku meninggalkan korban ditempat kejadian,” jelas Sutoyo yang didamping Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.

Akibat kejadian itu, korban dilarikan ke RSUD DR. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, guna mendapatkan perawatan medis. Selama 11 hari dirawat, 05 Februari 2020 – 15 Februari 2020 dan tidak lama, korban meninggal dunia pada tanggal 15 Februari 2020 Sekitar Pukul 07.45 WIB.

“Kedua pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara. Sementara yang satu masih DPO. Saat ini Polisi terus mencari pelaku sampai ke daerah Karawang,” pungkasnya. (Edo)

Berita Terkait

Humas KAI Doup 4 Semarang Prihatin Korban Tertemper KA Argo Muria
Gempa Tuban 6.0 Mag Terasa di Surabaya, Rembang Hingga Kota Semarang
Ketua PMI Jusuf Kalla Serahkan Bantuan Korban Banjir Demak
Kapolda Jateng Tinjau Dampak Jebolnya Tanggul Sungai Wulan Karanganyar   
Penggiat Anak Minta Ibu Pelaku Pembunuhan di Bekasi Dihukum Berat
Ceo MMP Desak Polres Wajo Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan
Pasca Kecelakaan Lalu Lintas, Keluarga Terduga dan Korban Sepakat Berdamai
LSM LIAR Desak Polisi Proses Pemilik Dam Truck Lindas Bocah di Kebalen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 19:07 WIB

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Minggu, 21 April 2024 - 15:26 WIB

Alvin Lim Laporkan Brigjen Wisnu Hermawan Atas Dugaan Kaburnya Bos Investasi

Minggu, 21 April 2024 - 12:04 WIB

Nitizen Soroti Rumah Presiden PKS Saat Dikunjungi Anies Baswedan

Jumat, 19 April 2024 - 19:29 WIB

Tak Profesional, Alvin Lim Laporkan Penyidik Dirtipideksus Mabes Polri

Jumat, 19 April 2024 - 13:34 WIB

LQ Indonesia Law Firm Bakal Gelar Aksi Dengan Korban Net-89 dan Indosurya

Kamis, 18 April 2024 - 20:10 WIB

Pengamat: Menanti Keputusan MK Ekstra Ordinary White Crime Kekuasaan

Kamis, 18 April 2024 - 15:59 WIB

Masyarakat Gerbek Markas Judi di Semarang, Alvin Lim: Kemana Polisi?

Kamis, 18 April 2024 - 12:51 WIB

Tagih Hutang Rp104 Miliar, Keluarga Cendana Digugat Perusahaan Singapura

Berita Terbaru

Foto: Ade Muksin Terpilih Jadi Ketua PWI Bekasi Raya

Seputar Bekasi

Ade Muksin Terpilih Jadi Ketua PWI Bekasi Raya Periode 2024-2027

Rabu, 24 Apr 2024 - 13:01 WIB

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB