Cegah Corona, Jokowi Tinjau Proses Sterilisasi di Masjid Istiqlal

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2020 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses pembersihan atau sterilisasi Masjid Istiqlal dari wabah virus corona (covid-19), Jumat (13/3/2020).

Kepala Negara yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.10 WIB didampingi Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar.

Sesampainya di tempat, Presiden Jokowi langsung meninjau proses sterilisasi yang dilakukan petugas di dalam Masjid. Peninjauan selesai pukul 09.25 WIB dan Presiden langsung meninggalkan lokasi.

Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi menyampaikan bahwa Presiden Jokowi menyaksikan upaya menggulung semua karpet yang ada di Masjid Istiqlal ini dan kemudian menyemprot dengan antiseptik.

”Upaya kita membuat Masjid ini lebih baik atau lebih steril dan mudah-mudahan bibit-bibit penyakit hilang. Dan nanti ke depan atau sekarang sedang akan melakukan imbauan ke semua Masjid untuk melakukan hal yang sama,” ujar Menag usai mendampingi Presiden di Masjid Istiqlal, Provinsi DKI.

Lebih lanjut, Menag menyampaikan, bahwa langkah kedua yakni penyemprotan antiseptik. Kemudian beberapa hal lain sebagai contoh kita sarankan untuk tidak usah lagi sementara waktu ini bersalaman apalagi cipika-cipiki tidak usah lagi, karena ternyata itu media untuk penularan penyakit.

Menag juga garis bawahi masalah pengambilan air wudhu betul-betul diyakinkan air itu mengalir dengan baik. Kemudian di tiap-tiap tempat duduk kami siapkan sabun dan antiseptik mudah-mudahan dengan itu akan lebih baik, penularan penyakit peluangnya akan menjadi lebih kecil.

Jelang Ramadan, Menag sepakat Ramadan, tarawih maupun buka puasa bersama tetap diadakan sebagai mana biasa. Kecuali ada perubahan-perubahan situasi yang membuat situasinya menjadi sangat jelek, tapi mudah-mudahan tidak terjadi.

“Tapi kami garis bawahi untuk sementara waktu ini sampai ada perubahan, tapi mudah-mudahan tidak ada perubahan salat tarawih maupun salat-salat jamaah lainnya dan juga buka puasa bersama tetap kita selenggarakan sebagaimana mestinya,” pungkas Menag. (Usan)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB