BERITA BEKASI – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi, SE yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi sekaligus sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra, menyuarakan suaranya kepada Plt. Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja.
Dalam wawancaranya, Helmi berpesan kepada Plt. Bupati Bekasi, ketika nanti sudah menjadi Bupati definitif agar melakukan rotasi mutasi jabatan Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Dinas (Kadis).
“Tujuannya adalah untuk penyegaran organisasi, mengisi kekosongan posisi strategis agar roda Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD berjalan lebih optimal,” terang Helmi, Rabu (12/8/2026).
Dengan adanya, kata Helmi, rotasi mutasi agar adanya peningkatan profesionalisme untuk mendorong kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih fokus pada pelayanan publik dan inovasi.
“Sekaligus evaluasi kinerja menempatkan figur atau pejabat yang dinilai sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan capaian target Pemerintah Daerah,” tuturnya.
Dikatakan Helmi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai unit kerja lembaga di Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi yang tugasnya membantu Kepala Daerah dalam menjalankan roda Pemerintahan dan pelayanan publik dengan baik.
“Dr. Asep ketika nanti sudah menjadi Bupati Bekasi definitif, agar segera melakukan mutasi-rotasi besar besaran. Sebab, sudah terlalu lama pejabat-pejabat menempati satu OPD diantaranya para Kabid dan Kadis,” ulasnya.
Helmi berujar, kasih kesempatan yang lain, tepi kasih juga penilaian kinerja satu tahun. Kalau kurang bagus dirolling, sehingga ketemu formasi yang tepat untuk masing-masing OPD untuk Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera.
“Saya pingin Dr. Asep seperti mantan Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja dan seperti H. Akhmad Marjuki, Dani Ramdan dan Ade Kuswara Kunang. Mereka berani melakukan rotasi mutasi besar-besaran,” tuturnya.
Sebab, sambung Helmi, dirinya menyakini di Kabupaten Bekasi ada mutiara-mutiara terpendam yang belum diberikan kesempatan, karena mereka tidak mempunyai jaringan politik atau kedekatan. Ini yang harus di kasih kesempatan agar Kabupaten Bekasi bisa lebih baik.
“Pejabat jangan dia lagi-dia lagi bosen, hampir semua OPD sama. Coba kasih peluang buat orang lain, agar bisa memperbaiki kinerja masing-masing OPD dan memperbaiki pelayanan Kabupaten Bekasi dan mempunyai inovasi,” ujarnya.
Lebih jauh Helmi mengatakan, bahwa dirinya tidak melihat secara subyektif terhadap Kepala Daerah, tapi lebih melihat masalah kemampuan kinerjanya seperti apa?.
“Apabila Bupati, Sekda dan semua OPD bisa bersatu padu, Insya Allah Kabupaten Bekasi kedepannya akan maju, tetapi orangnya jangan itu lagi-itu lagi, kasih kesempatan untuk yang lain,” ulasnya.
“Ada yang sudah Eselon 4A dan 3C masih jadi Staf dan Kasi aja. Padahal, mereka masih punya kesempatan, coba Kepala BKD diinventarisir yang kelamaan mandet kasih peluang buat mereka yang punya potensi dalam menejemen dan talenta,” sambungnya.
Selain itu, Helmi juga berpesan, rangkul lah semua elemen yang ada di Kabupaten Bekasi dan berikan kesempatan bagi orang-orang baru dinilai dari kinerjanya dan lakukan perbaikan- perbaikan masing-masing sektor atau OPD.
“Kalau perlu dilakukan perampingan, mumpung kursi Kepala Dinas masih banyak yang kosong, sehingga nanti kalau ada kebijakan dari pusat tentang belanja langsung 30 persen Kabupaten Bekasi sudah tercapai,” pesannya.
Plt. Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja harus bisa cepat menyelesaikan konplik-konplik yang ada dibawahnya seperti PDAM, BBWM dan BUMD dan masalah OPD-OPD setidaknya segera dilakukan langkah perbaikan.
“Ya, minimal Plt. Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja sudah punya persiapan ketika besok sudah menjadi Bupati definitif,” pungkasnya (Bray).






