BERITA BEKASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Kantor Cabang (KC) Tarumajaya, terus melakukan pendistribusian air bersih warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Penyaluran bantuan air bersih dari Perumda Tirta Bhagasasi KC Tarumajaya tersebut, dilakukan disejumlah titik permukiman warga. Salah satunya warga di Perumahan Permata KIA Residence 2, Desa Segarajaya, Senin 2 Februari 2026 kemarin.
Pantauan dilokasi, warga tampak mengantre dengan membawa galon, jerigen dan berbagai wadah air lainnya untuk mendapatkan pasokan air bersih. Armada tangki air milik Perumda Tirta Bhagasasi dikerahkan secara bergantian guna memenuhi kebutuhan masyarakat pasca banjir.
Diketahui, Perumda Tirta Bhagasasi menyuplai air bersih dari empat sumber utama yakni, IPA Tarumajaya dengan kapasitas 50 liter per detik LPS, IPA Pondok Ungu sebesar 170 LPS, SPAM sebesar 100 LPS dan Grenex 2 dengan kapasitas 120 LPS.
“Distribusi air bersih kami lakukan dengan mengoptimalkan seluruh sumber air yang tersedia,” terang Kepala Seksi (Kasi) Teknik Perumda Tirta Bhagasasi KC Tarumajaya, Suherman kepada Matafakta.com melalui telepon selullarnya, Selasa (3/2/2026).
Setiap hari, kata Suherman, Perumda Tirta Bhagasasi menurunkan Armada dengan target 10 hingga 15 rit dan hingga saat ini sudah terealisasi lebih dari 52 rit. Ia menegaskan, pendistribusian air bersih kepada warga terdampak, dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.
“Kami berupaya agar pendistribusian air bersih ini dapat menjangkau lima wilayah terdampak, yaitu Kelurahan Setia Asih, Desa Pusaka Rakyat, Desa Segara Makmur, Desa Segara Jaya dan Desa Samudra Jaya,” ujarnya.
Mengingat, lanjut Suherman, air bersih adalah kebutuhan pokok yang sangat mendesak bagi masyarakat terdampak banjir, penyediaan akses air bersih menjadi kunci utama dalam upaya tanggap darurat dan pemulihan kesehatan pascabencana.
“Tim teknis dilapangan juga terus melakukan pengaturan distribusi agar bantuan air bersih dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak secara merata. Air bersih sangat dibutuhkan untuk minum, memasak dan kebersihan diri untuk menghindari penyakit,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Cabang (Kacab) Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya, Nunu Aminuloh, memastikan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat bencana banjir.
“Perumda Tirta Bhagasasi akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pelayanan publik dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, terutama pasca banjir yang dialami warga terdampak,” tuturnya.
Akibat banjir, tambah Nunu, menyebabkan sumber air bersih tercemar, sumur warga tergenang dan saluran air rusak, sehingga air tidak layak konsumsi. Air bersih tentu sangat dibutuhkan warga terdampak banjir, terutama untuk minum dan memasak serta kebersihan diri.
“Setiap harinya, pendistribusian air bersih mencapai 10 hingga 15 rit dan hingga saat ini tercatat telah menyalurkan lebih dari 52 rit air bersih ke wilayah terdampak,” pungkas Kacab Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya, Nunu Aminuloh. (Hasrul)






