HUT RI ke-80, LSM GMBI Kota Bekasi Turun Bersihkan Monumen Perjuangan Kali Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: HUT RI Ke-80, LSM GMBI Distrik Kota Bekasi Aksi Bersih Monumen Perjuangan Kali Bekasi, Kota Bekasi

Foto: HUT RI Ke-80, LSM GMBI Distrik Kota Bekasi Aksi Bersih Monumen Perjuangan Kali Bekasi, Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi, menggelar aksi bersih-bersih Monumen Kali Bekasi yang terletak ditepian Kali Bekasi di Jalan Ir. Haji Juanda, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Aksi bersih-bersih itu, dipimpin langsung Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Abah Zakaria yang didampingi, Delvin Chaniago selaku Wakil Ketua dan Asep Sukarya selaku Sekretaris beserta jajaran dan Anggota LSM GMBI Distrik Kota Bekasi.

Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Abah Zakaria mengatakan, Monumen Kali Bekasi, merupakan simbol penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia khususnya bagi keberanian rakyat Bekasi dalam melawan penjajah.

“Monumen ini adalah saksi bisu dari perjalanan panjang rakyat Bekasi ketika melawan tentara Jepang. Dilokasi monumen ini, 90 tentara Jepang mati dibantai rakyat Bekasi secara tragis pada tanggal 18 Oktober 1945,” terang Abah sapaan akrabnya, Sabtu (16/8/2025).

Kegiatan bersih-bersih ini, kata Abah, juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran nasionalisme dikalangan masyarakat dan menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga nilai sejarah perjuangan bangsa.

“Sejarah memberikan pemahaman tentang asal-usul, perkembangan dan nilai-nilai yang membentuk suatu bangsa atau entitas. Tanpa sejarah, suatu bangsa akan kesulitan membangun masa depan yang lebih baik dan menghargai keberagaman,” tandas Abah.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago mengatakan, kebersihan monumen tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama sebagai warga Negara yang menghargai perjuangan para pahlawan.

“Kalau bukan kita masyarakat Bekasi yang peduli terhadap bangunan bersejarah yang ada di Bekasi siapa lagi. Mari kita jaga monumen sejarah yang ada di Bekasi sebagai bentuk rasa nasionalisme kita terhadap bangsa ini,” ucap Delvin.

Sejarah, lanjut Delvin, memberikan identitas dan rasa kepemilikan terhadap suatu bangsa atau kelompok. Tanpa pemahaman sejarah, individu atau kelompok bisa kehilangan rasa kebanggaan dan jati diri juga berpotensi mengulangi kesalahan yang sama.

“Sejarah mencatat berbagai peristiwa, baik keberhasilan maupun kegagalan. Dengan mempelajari sejarah, kita dapat mengambil pelajaran dari kesalahan masa lalu dan menghindari terulangnya kesalahan yang sama,” tungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Distrik LSM GMBI Kota Bekasi, Asep Sukarya mengatakan, dibulan Agustus ini harusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Pemerintah Jawa Barat peduli terhadap bangunan-bangunan bersejarah.

“Bangunan bersejarah ini harus diperhatikan khsususnya Pemkot Bekasi dan Jawa Barat yakni, Gubernur KDM. Kemarin diadakannya acara napak tilas panitia tidak edukasi terhadap monumen bersejarah Kali Bekasi lihat kondisinya sekarang prihatin,” tutur Asep.

Dikatakan Asep, betapa pentingnya untuk terus mempelajari dan memahami sejarah agar dapat menghargai masa lalu, belajar dari pengalaman dan membangun masa depan yang lebih baik. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.

“Artinya, bangsa yang besar tidak melupakan dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa. Bangsa yang besar juga terus bergerak maju, menjaga persatuan dan mencintai tanah airnya,” pungkas Asep. (Ronny)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB