Lapak Dibongkar, Wakil Ketua LSM GMBI: Gimana Nafkah Mereka?  

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago

Wakil Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago

BERITA BEKASI – Wakil Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago mengatakan, kalau Pemerintah Kabupaten Bekasi, gencar menertibkan bangunan liar (bangli) yang berada di Bantaran Kali, terkait proyek normalisasi.

Sementara, kata Delvin, untuk di Pemerintah Kota Bekasi ikut menertibkan bangunan atau lapak para Pedagang Kaki Lima (PKL) seperti di Kawasan Alun-Alun atau Hutan Kota dengan alasan estetika dan kebersihan lingkungan.

“Mungkin takut ngak dibilang kerja ngeliat daerah tetangga sibuk melakukan penertiban. Sebab, keberadaan PKL itu sudah lama bahkan sejak Walikota Bekasi Rahmat Effendi, termasuk Walikota yang sekarang,” katanya kepada Matafakta.com, Kamis (8/5/2025) malam.

Namun sayangnya, lanjut Delvin, pembongkaran lapak para pedagang atau PKL yang menjadi sumber kehidupan mereka untuk mencari nafkah keluarganya itu dilakukan disaat ekonomi masyarakat tengah dalam keadaan sulit.

“Kasian kalau main bongkar tanpa memberikan solusi karena mereka juga punya anak dan istri atau keluarga yang harus dinafkahkan. Mereka berjualan mencari nafkah itu sehari habis sehari tidak juga menjadikan mereka kaya,” tutur Delvin.

Meski begitu, kata Delvin, pihaknya mendukung langkah Pemerintah Kota Bekasi melakukan penertiban lapak para pedagang atau PKL berkaitan dengan estetika dan kebersihan lingkungan namun juga harus mempertimbangkan kondisi masyarakat saat ini.

“Kalau perintah bongkar kan gampang, karena tidak berdampak bagi aparatur Pemerintah yang punya tunjangan dan gaji bulanan, tapi berbeda dengan para pedagang PKL yang berharap dari lapak dagangannya,” ujar Delvin.

Lebih jauh Delvin mengatakan, kalau Pemerintah Kota Bekasi belum bisa memberikan solusi minimal para pedagang atau PKL bisa dilakukan pembinaan atau ditata, sehingga tidak merusak estetika dan kebersihan lingkungan.

“Ya, kalau Pemerintah Daerah belum bisa memberikan solusi minimal mereka para pedagang atau PKL ini sementara bisa diberikan pembinaan atau ditata agar tidak merusak estetika dan kebersihan lingkungan,” ulasnya.

Memang, tambah Delvin, kalau kebijakan yang berkaitan dengan masyarakat kecil, tentu harus diberikan solusi untuk mereka tetap bisa bertahan hidup dalam mencari nafkah untuk sehari-hari keluarga mereka.

“Kalau kaya sekarang tentu mereka bingung mau melawan ya memang posisinya salah. Pasrah juga bingung besok makan apa? kan ini juga menjadi bagian tanggung jawab Pemerintah untuk memikirkan nasib mereka,” pungkas Delvin. (Dhendi)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB