BERITA BEKASI – Pelayanan parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi sekarang berbeda saat sudah beralih pengelolaan.
Hal itu dikatakan Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Bekasi (FKMPB), Eko Setiawan menyoroti pelayanan parkir RSUD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Sejak parkir dipegang Secure Parking bener-bener sekarang jadi ladang bisnis komersil,” kata Eko kepada Matafakta.com, Kamis (20/3/2025).
Pasalnya, sambung Eko, mulai LSM, Ormas dan PSM relawan yang tengah membantu masyarakat yang butuh pertolongan sekarang wajib bayar parkir.
“Beda dengan pihak pengelola yang lama yang selalu mengerti tugas LSM, Ormas, PSM dan lain-lain ketika tengah membantu masyarakat susah,” ujar Eko.
“Kalau yang sekarang mengelola parkir RSUD benar-benar dijadikan lahan mencari uang. RSUD selalu ramai dengan berbagai macam latar belakang, bukan seperti Mall,” sindir Eko.
Mall, lanjut Eko, tempat orang shopping, belanja dan sebagainya berbeda dengan Ruma Sakit yang tidak bisa kaku dan harus ada sisi sosialnya juga.
“Semua orang yang datang ke Rumah Sakit itu duka, bukan senang dengan berbagai macam keperluan dan latar belakang. Intinya jauh dari kesenangan,” ulasnya.
Lebih jauh Eko mengatakan, kalau semua yang datang wajib bayar bisa secapat kaya raya pihak pengelola parkir. Sebab Rumah Sakit dibutuhkan masyarakat.
“Ya, kalau punya bisnis di Rumah Sakit seperti pengelolaan parking tentu beda dengan lokasi lainnya. Kalau di Rumah Sakit harus ada kepedulian dan sosial,” pungkas Eko. (Hasrul)






