Soal Lahan Dijual, Ini Kata Mantan Ketua KUD Tani Jaya Sukatani

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lokasi Lahan Bangunan KUD Tani Jaya

Foto: Lokasi Lahan Bangunan KUD Tani Jaya

BERITA BEKASI – Lahan tanah Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Jaya yang berlokasi di Jalan Raya Sukatani, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi perbincangan hangat.

Pasalnya, lahan atau tanah KUD yang diduga telah diperjual belikan dan bagunan yang menjadi aset Negara tersebut, telah lenyap dari permukaan.

Menanggapi hal itu, mantan Ketua KUD Tani Jaya, H. Jamil mengaku, bahwa dirinya yang menjabat kurang lebih 15 tahun tidak tahu menau tentang adanya jual beli terkait lahan milik KUD tersebut.

“Sebelum saya menjabat tanah itu pernah ada aktenya namun belum diganti nama, karena di beli oleh anggota dan itu di simpan Dinas. Namun selama menjabat sempat mencarinya, tapi tidak ketemu akte itu pastinya ada dimana,” jelasnya, Selasa (14/1/2025).

Selain itu, H. Jamil juga menegaskan, bahwa selama puluhan tahun adanya KUD Tani Jaya, tidak pernah ada pihak yang melakukan gugatan atau mengklaim lahan seluas kurang lebih 2.500 M2 tersebut.

“Ya, jika memang benar faktanya telah terjadi jual beli terhadap lahan KUD Tani Jaya kita menduga pastinya ada oknum yang menjadi dalang. Soal pembongkaran juga saya tidak tahu dan ngak mau ikut campurlah,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa (Kades) Sukadarma Syekh Suja’I mengatakan, jangan kan jual beli lahan KUD Tani Jaya pembongkaran bangunannya saja tidak ada yang memberikan informasi kepada Pemerintah Desa.

“Saya sama sekali tidak tahu siapa yang jual siapa yang beli, karena memang tidak ada yang berkordinasi ke Pemerintah Desa Sukadarma soal itu,” tuturnya.

Meski begitu, Syekh Suja’I mengaku, dulu memang pernah ada yang minta dibuatkan bahwa lahan tanah KUD Tani Jaya itu tidak bersengketa, namun tidak berikan.

“Dulu ada yang ngajuin minta ditandatangani, namun sampai detik ini saya belum pernah menandatanganinya,” pungkas Syekh Suja’I,” pungkasnya. (Hasrul)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB