BERITA BEKASI – Pj Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi tak hadir dipembukaan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional dalam rangka pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029, Rabu (1/1/2024).
Melalui virtual, RPJMN diselenggarakan Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional PPN pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang dibuka langsung Presiden RI Prabowo Subianto.
Pj. Dedy diwakili Plt. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Agus Budiono yang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menyelaraskan antara RPJMN 2025-2029 Pemerintah Pusat dengan dokumen perencanaan di daerah.
“Kita nanti diminta untuk merujuk ke RPJMN ke dalam dokumen tingkat daerah. Tadikan sudah disampaikan bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen,” jelasnya usai menghadiri acara.
Target lainnya yaitu mengenai, angka kemiskinan 4,6 persen. Sementara angka kemiskinan ekstrem oleh Pemerintah Pusat menargetkan 0 persen. Poin tersebut nantinya akan dijadikan target ke depannya dengan menghitung kemampuan keuangan daerah.
“Kalau di Kabupaten Bekasi targetnya sama dengan Nasional. Tapi tentu kami mengupayakan Kabupaten Bekasi bisa lebih tinggi dari target yang ditetapkan di tingkat pusat,” ucapnya.
Selain itu, mengingat sudah terpilihnya Bupati Bekasi yang baru, nantinya setelah dilantik Bappeda akan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Dimana, lanjut Agus, penyusunan ini nantinya akan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan RPJMN sebagaimana yang telah disampaikan Menteri Bappenas, Rachmat Pambudy.
“Karena kalau melihat waktunya, pastinya kan RPJMN akan ditetapkan lebih dulu baru nanti RPJMD semua daerah,” pungkasnya. (Hasrul)






