Soal Dana Ummat, Ketua Baznas Dikecam Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 19 Oktober 2022 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi: Faisal, SE

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi: Faisal, SE

BERITA BEKASI – Kinerja Ketua Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Bekasi, Ismail Hasyim, dinilai terlalu sarat kepentingan politik. Kali ini Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Faisal, SE ikut mengecam ketidakprofesionalan Ketua Baznas dalam mengelola penyaluran program sosialnya.

Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan, kalau memang benar Baznas itu terafiliasi atau terintimidasi oleh seorang pemimpin dimana mereka harus mewajibkan atau harus diperintahkan untuk menfasilitasi golongan atau tim relawan dari penguasa daerah, tinggal tunggu azabnya.

“Buat saya, ya tinggal tunggu aja azab dari kelakuannya kalau itu benar ya, artinya sangat hina seorang pemimpin apabila dengan kekuasaan yang dimiliki itu melakukan tindakan untuk memonopoli semua bentuk kekuatan yang ada di Pemerintah dan Lembaga Independen seperti Baznas,” kata Fasaat kepada Matafakta.com, Rabu (19/10/2022).

Faisal menyarankan agar Baznas kembalikan semua kepada tupoksinya dan untuk Kepala Daerah berfikir saja untuk menjalankan tugasnya dengan baik begitu juga dengan Baznas lakukan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur).

“Buka selebar-lebar nya tangan Baznas untuk menerima semua golongan lapisan masyarakat di Kota Bekasi tanpa terkecuali. Baznas kan memiliki SOP untuk bantuin anak sekolah, rutilahu, sunatan anak tak mampu dan lainnya. Kan peraturannya sudah jelas. Siapa yang boleh? ya semua masyarakat Kota Bekasi,” ungkap Faisal.

Sekali lagi, tambah Faisal, dirinya sangat protes keras jika memang benar Ketua Baznas Kota Bekasi bekerja tidak profesional dan masuk ke wilayah politik kepentingan dalam mengelola dana ummat yang menjadi tanggungjawabnya.

“Saya akan melakukan protes keras terhadap Ketua Baznas Kota Bekasi yang tidak bisa profesional dalam menjalankan tugasnya,” pungkas Faisal. (Aris)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB