Nia Yuniawati Asep: “Tantangan Mendidik Generasi Alpha di Era Digital”

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Penasehat DWP Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja

Photo: Penasehat DWP Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja

BERITA BEKASI – Generasi Alpha merupakan generasi pertama yang tumbuh ditengah perkembangan internet, kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dan media sosial yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sejak usia dini. Kondisi tersebut menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan yang harus disikapi secara bijaksana oleh setiap orang tua.

Hal itu disampaikan Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Aula Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Tantangan Mendidik Generasi Alpha di Era Digital”, sebagai upaya meningkatkan kapasitas para anggota DWP dalam menghadapi perubahan pola pengasuhan anak ditengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Tema ini sangat penting karena menyentuh langsung peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Generasi Alpha memiliki potensi luar biasa, namun mereka juga menghadapi tantangan yang tidak ringan. Oleh karena itu, orang tua harus mampu beradaptasi agar dapat mendampingi anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berkarakter,” ujarnya.

Nia menjelaskan bahwa kemajuan teknologi telah memberikan banyak manfaat bagi anak-anak dalam memperoleh informasi dan meningkatkan kemampuan literasi digital. Namun disisi lain, tanpa pendampingan yang tepat, penggunaan teknologi juga dapat memicu berbagai risiko seperti kecanduan gawai, paparan konten negatif, menurunnya konsentrasi belajar, hingga gangguan kesehatan mental dan interaksi sosial.

Menurutnya, pola asuh konvensional tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan zaman. Orang tua tidak dapat sekadar melarang anak menggunakan teknologi, melainkan harus hadir sebagai pendamping yang memahami perkembangan digital dan mampu mengarahkan pemanfaatannya secara positif.

“Teknologi bukan sesuatu yang harus dijauhi, tetapi harus diarahkan. Masa depan anak-anak kita ada di era digital, sehingga tugas kita adalah membimbing mereka agar mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Nia juga mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan untuk menjadi Smart Mom yang tidak hanya memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka dengan anak, menanamkan nilai-nilai agama dan karakter, serta memberikan literasi digital sejak dini sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman.

“Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat. Karena itu, orang tua harus menjadi role model dalam menggunakan teknologi. Bangun komunikasi yang hangat, tanamkan nilai agama dan akhlak, serta dampingi mereka agar mampu memanfaatkan dunia digital secara bijak,” katanya.

Melalui pertemuan rutin tersebut, Nia berharap seluruh anggota dapat memperluas wawasan, saling berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi dalam membangun keluarga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan budaya. Ia meyakini bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang unggul.

“Saya berharap DWP terus menjadi ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang saling menguatkan bagi seluruh anggotanya. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi Kabupaten Bekasi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan digital, tetapi juga kokoh secara moral, spiritual, dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (Bray)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB