BERITA BEKASI – Plt. Bupati Bekasi Dr. Asep Surya Atmaja menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim di Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Selasa (7/7/2026).
Plt. Bupati Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat khususnya bagi anak yatim piatu.
“Saya kesini ketemu Kyai Mukhtar Shiddiq seperti orang tua, dulu kakak saya almarhum Bupati Bekasi Pak H. Eka Supria Atmaja sering ke sini. Sekarang berkat Qadarullah-lah bisa berkunjung ke Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin,” ujarnya.
Asep menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Baznas telah menggelar santunan kepada 4.140 anak yatim yang berasal dari 23 Kecamatan. Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial.
Asep mengatakan, Pemerintah Daerah berkomitmen memperluas jangkauan program sosial bagi anak yatim, selain meningkatkan jumlah penerima santunan juga akan melanjutkan program belanja kebutuhan Lebaran yang telah dilaksanakan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.
Selain itu, pada Lebaran Idul Fitri lalu sebanyak 100 anak yatim difasilitasi berbelanja pakaian menggunakan voucher senilai Rp500 ribu yang bersumber dari dana Baznas Kabupaten Bekasi. Kedepan ia menargetkan program tersebut dapat menjangkau hingga 1.000 anak yatim.
“Kami ingin semakin banyak anak yatim yang merasakan kebahagiaan. Insya Allah tahun depan targetnya bisa mencapai 1.000 anak. Dana yang dikelola Baznas berasal dari zakat ASN dan Anggota DPRD, sehingga harus kembali dimanfaatkan untuk kepentingan umat,” ungkapnya.
Dirinya menginstruksikan seluruh Camat dan Kepala Desa dan Lurah agar mendata anak-anak yatim di wilayahnya masing-masing. Pendataan tersebut menjadi dasar penyusunan program bantuan yang diharapkan dapat disalurkan secara rutin melalui Baznas.
“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada anak yang tidak bisa sekolah atau kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemerintah harus hadir memberikan perhatian dan harapan bagi mereka,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Asep juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat keimanan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Bekasi.
Asep juga memohon doa agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera. (Bray)






