Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kota Bekasi Makin Memanas

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Ilustrasi

Photo: Ilustrasi

BERITA BEKASI – Dugaan pelecehan verbal yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Kota Bekasi, Nesan Sudjana semakin memanas.

Pasalnya, Nesan sempat menyatakan akan mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum setelah investigasi internal terkait dugaan pelecehan terhadap bawahannya selesai dilakukan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago yang sejak awal memberikan pendampingan korban mengaku justru menunggu ancaman Nesan.

“Ngak usah pake nunggu hasil investigasi internal langsung aja laporkan kalau memang merasa benar,” terang Delvin menanggapi Matafakta.com, Selasa (30/6/2026).

Selain itu, kata Delvin, sudah banyak pengakuan dari korban saat memberikan keterangan di Komisi I DPRD Kota Bekasi.

“Sejak awal kita mengawal kasus tersebut tentu sudah memiliki sejumlah bukti chat, termasuk bukti percakapan yang diduga oknum Pejabat tersebut,” ujar Delvin.

Satpol PP, lanjut Delvin, memiliki fungsi penegak Peraturan Daerah (Perda), sehingga harus diisi oleh orang-orang yang berprilaku baik dan mampu menjaga marwah lembaga.

“Tujuan kami sederhana, yakni ingin menjadikan institusi penegak Perda ini bersih dari prilaku-prilaku yang menyimpang dan memalukan seperti itu,” imbuhnya.

Delvin juga mengaku telah menyiapkan tim bantuan hukum apabila kasus tersebut berujung pada proses hukum untuk menjawab ancaman Nesan.

“Hingga kini GMBI belum mengambil langkah melaporkan perkara tersebut ke Aparat Penegak Hukum atau APH, karena masih menunggu sikap tegas Pemerintah Kota Bekasi,” ucapnya.

Untuk itu, tambah Delvin, meminta Wali Kota Bekasi bertindak tegas terhadap bawahannya yang dinilai tidak memiliki etika dan moral terhadap anak buahnya.

“Kita masih menunggu ketegasan Wali Kota Bekasi yang tidak memiliki etika dan moral terhadap bawahannya. Terlebih para korban adalah perempuan,” pungkas Delvin.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kota Bekasi telah menggelar rapat tertutup dan menghadirkan 4 perempuan yang disebut sebagai saksi sekaligus korban dalam dugaan pelecehan tersebut.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik dan memunculkan desakan agar proses penanganannya dilakukan secara transparan dan memberikan perlindungan terhadap para korban. (Roni)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB