BERITA BEKASI – Dugaan ketidakberesan dalam pengelolaan Dana Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai disorot.
Pasalnya, sejak dipimpin Irwansyah periode 2018-2026 selaku Kepala Desa (Kades) Jayalaksana, tidak mengalami perubahan maupun kemajuan, termasuk infrasetruktur Desa.
“Mana hasilnya ngak ada? baik itu pembangunan, kesejahteraan juga peningkatan pelayanan publik ditingkat Desa,” terang DA kepada Matafakta.com, Kamis (21/5/2026).
Sebagai warga, DA menduga adanya penyimpangan dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Desa selama masa jabatan Kepala Desa periode 2018–2026.
“Keadaan dan kondisi Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin ini, sudah sering dikeluhkan ke media namun tidak ada respon dari unsur Pemerintah Daerah,” sesalnya.
DA pun berharap suara warga Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, masih di dengar oleh unsur Pemerintah Daerah, terutama Inspektorat Kabupaten Bekasi.
“Kades Jayalaksana, Irwansyah, sulit untuk dimintakan transparansinya, terkait pengelolaan Dana Desa. Jangankan warga Desa media aja sulit,” sindirnya.
Lebih jauh DA mengatakan, Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin seperti daerah yang terisolasi jauh dari perdaban. Sebab setiap keluhan warga Desa, tidak pernah direspon.
“Mana sampai sekarang tidak ada respon atas keluhan warga Desa, terkait dugaan ketidakberesan dalam pengelolaan Dana Desa,” ulasnya.
Pemerintah Daerah, tambah DA, jangan hanya terima laporan diatas kertas, tapi juga harus turun kelokasi untuk mencocokan data laporan, terutama fisik.
“Kalau data pengeluaran tentu ada, karena pasti membuat Laporan Pertanggung Jawaban atau LPJ, tapi persoalannya fisiknya ada ngak dilapangan,” pungkasnya. (Tim)






