Ini Kata Kepsek SMK Yadika 6 Kota Bekasi Soal Oknum Guru DS dan MA

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Rekaman CCTV Dugaan Perselingkuhan Sesama Guru di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Kota Bekasi

Photo: Rekaman CCTV Dugaan Perselingkuhan Sesama Guru di SMK Yadika 6 Pondok Gede, Kota Bekasi

BERITA BEKASI – “Selamat siang coba tannya info terakhir ke Ibu DS, sudah dimana beliau sekarang, apakah masih bekerja sebagai guru di SMK Yadika 6…???”

Hal itu ditegaskan Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Yadika 6, Kelurahan, Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rellus Manurung.

“Semua butuh proses ya Pak. Jangan terlalu gampang menyimpulkan sesuatu, kalau kita belum tahu info terakhirnya. Terimakasih,” jawab Rellus kepada Matafakta.com, Senin (12/1/2026).

Sementara, ketika dikonfirmasi terkait status MA yang mengajar di sekolah yang sama yakni, SMK Yadika 6, Rellus, tidak lagi memberikan keterangan.

“Tannya saja kepada yang bersangkutan. Mohon maaf ya, saya tidak kenal dengan bapak, apakah ada hubungan dengan suami Bu DS..??,” tutup Rellus mengakhiri.

Sementara, hasil penelusuran pada Website Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yadika 6, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, kedua nama DS dan MA, masih tercatat sebagai guru.

Sebelumnya, dugaan perselingkuhan dua oknum sesama guru di SMK Yadika 6, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, disesalkan.

Pasalnya, seorang guru diharapkan menunjukkan perilaku yang mencerminkan pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa dan menjadi teladan.

Perilaku semacam ini dinilai dapat mencoreng reputasi sekolah dan profesi guru secara keseluruhan di mata siswa, orang tua dan masyarakat.

Baru-baru ini, KM yang merupakan suami DS selaku guru bimbingan konseling mengungkap semua kejadian yang menghancurkan keutuhan rumah tangganya.

DS istri KM yang juga menjabat sebagai Wakasek Kesiswaan diduga sudah lama menjalin hubungan terlarang dengan MA selaku guru PKK dan Hubungan Industri di SMK Yadika 6.

KM mengaku, sudah lama mencium gelagat dugaan perselingkuhan istrinya DS dengan MA, sehingga merasa terpukul dan berusaha untuk mengungkapnya.

Selain itu, KM juga mengaku memiliki bukti rekaman CCTV saat istrinya DS bersama MA bersama-sama mencari sebuah rumah kontrakan.

“Sebagai suami saya merasa terpukul dan sakit hati meski dalam rekaman CCTV itu, tidak menampakan keduanya tengah berbuat mesum, tapi mesra bergandengan tangan,” kata KM.

KM berujar, periode Agustus 2025, bisa dipastikan setiap akhir pekan istrinya DS selalu meminta izin dengan alasan mengikuti berbagai macam rangkaian kegiatan.

“Mulai dari persiapan ujian Pendidikan Profesi Guru, kegiatan rutinitas Musyawarah Guru BK se-Kota Bekasi hingga aktifitas mengikuti kegiatan uji coba atau Try Out,” tuturnya.

Rasa curiga, lanjut KM mulai memuncak saat DS mengajukan izin mendadak di hari Kamis 04 September 2025 dengan dalih Try Out di Bandung, Jawa Barat, selama 3 hari.

“Dia bilang bersama guru senior Yadika 8 dan 11 dengan fasilitas kendaraan Yadika 6, tapi setelah saya telusuri, kegiatan tersebut ternyata tidak ada,” jelasnya.

Selanjutnya, kata KM istrinya DS pernah dibuntuti pada Rabu 10 September 2025 dijemput dengan kendaraan Daihatsu Ayla Putih bernopol B 1972 KIN yang ternyata itu adalah MA.

“Saya interogasi dirumah, DS mengaku selama periode Agustus 2025 dengan alasan kegiatannya selalu melibatkan MA dengan alasan bisa membantu dan mensupport,” imbuh KM.

KM pun mengaku sempat menemui MA meski tidak mengaku namun menghasilkan surat pernyataan agar MA menjauhi istrinya DS demi keutuhan rumah tangganya yang sudah dikaruniai 4 orang anak.

“Hal ini juga sesuai dengan keterangan beberapa orang dilingkungan SMK Yadika 6, tentang istrinya DS dan MA yang memang selalu lengket yang dipandang tidak umum,” ungkap KM.

Akibat pertemuannya dengan MA, istrinya DS justru marah besar dan mulai menjauh dan tidak pulang kerumah melainkan mencari sebuah rumah kontrakan.

“Istri saya DS justru mencari kontrakan bersama MA. Ada bukti CCTV-nya padahal sudah membuat pernyataan untuk menjauhi DS. Di CCTV itu terlihat sekali mesranya,” tandas KM. (Tim)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB