Pegawai RSUD CAM Kota Bekasi Keluhkan Pemotongan Tunjangan dan Jasa Medis

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: RSUD Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi

Photo: RSUD Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Sebelumnya, tiga Kepala Instalasi strategis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, kompak memilih mundur dari jabatannya.

Ketiga Kepala Instalasi senior itu yakni, Kepala Instalasi IGD, Kepala Instalasi Laboratorium dan Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik.

Mundurnya ketiga Kepala Instalasi itu dipicu gaya dari kepemimpinan Direktur RSUD yang baru, Dr. Ellya Niken Prastiwi, MKM, MARS yang dinilai otoriter.

Terbaru, adalah pemotongan tunjangan pegawai khususnya bagi ASN pemotongan rasionalisasi sebesar 5 persen. Sementara untuk tenaga medis rasionalisasi kisaran 10-15 persen.

“Semua karyawan ngeluh dipotong jasa medisnya. Perawat Rp500 ribu yang BLUD, Prakarya BLUD Rp200 ribu dan PNS Rp2 juta,” kata sumber kepada Matafakta.com, Kamis (1/1/2026).

Semua kita, lanjut sumber yang minta namanya dirahasiakan dipaksa untuk menandatangani, termasuk membuat status tidak menerima gratifikasi.

“Pas Dirut RSUD CAM yang baru aja. Padahal, setiap bulan kan kita sudah kena PPN. Parahnya lagi uang jaga malam dari Rp65 ribu jadi Rp25 ribu,” jelasnya.

“Dulu masih mending dapat tambahan akhir tahun sekarang boro-boro malah dipotong 5 persen. Jasa medis dipotong, transport dipotong, uang malam juga dipotong,” sambung sumber.

Selain itu, kata sumber, suasana kerja belakangan ini dipenuhi dengan komunikasi yang tidak baik serta pola kepemimpinan yang dinilai kaku dan tidak dialogis.

“Komunikasi antara atasan dan bawahan tidak berjalan dengan baik bahkan cenderung otoriter. Beda jauh dengan kepemimpinan RSUD sebelumnya,” sindir sumber.

Ditambahkan sumber, ketidakharmonisan tersebut tentu akan mempengaruhi kualitas kerja dalam memberikan pelayanan Rumah Sakit (RS) kepada masyarakat.

“Kondisi yang tidak baik diinternal RSUD CAM Kota Bekasi tentu dapat mempengaruhi kualitas layanan kesehatan bagi warga Kota Bekasi,” pungkasnya. (Roni Mahendra)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB