BERITA BEKASI – Sudah 6 tahun sejak 2020 sampah warga RT 001 RW 024 diangkut melalui UPTD sampah wilayah Kebalen hingga kini lancar dan tidak ada masalah maupun kendala.
Hal itu dikatakan Ketua RT 01 RW 024, Perumahan Villa Gading Harapan (VGH), Padmono, menanggapi viral adanya sampah yang dikirim ke Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
“Kemarin memang sempat ada kendala, karena TPA Burangkeng terjadi longsor, karena musim hujan waktu itu. Sempat sampah ngak keangkut,” terang Padmono, Kamis (1/1/2026).
Sebenarnya, kata Padmono, kabar TPS liar yang sekarang menjadi persoalan rencana mau ditutup itu sudah 6 tahun yang lalu, bukan baru-baru ini.
“Tadinya sampah kita juga diangkut pihak swasta, tapi karena ada himbauan dari Ketua RW, Sahid Sutomo ketika itu, kita beralih ke yang resmi melalui UPTD sampah wilayah,” tuturnya.
Ketika peralihan itu, lanjut Padmono, seiring dengan kabar bahwa ada rencana Pemerintah Daerah melalui Camat dan Kelurahan akan menutup TPS liar tersebut.
“Jadi sudah lama rencana penutupan itu. Makanya ketimbang repot nanti kita RT 01 ngikut himbauan Ketua RW 024. Jadi kita ada 8 RT disini RW 024, sudah resmi lewat UPTD sampah,” ujarnya.
Saat peralihan berjalan, lanjut Padmono, ternyata pihak swasta masih terlihat terus jalan ilir mudik, mengangkut sampah warga wilayah lain dan TPS liar tersebut belum ditutup.
“Karena kalau pihak swasta kemarin seminggu bisa dua kali angkut sampah warga, karena mungkin buang sampahnya dekat kali ya. Kan awalnya kita ngak paham,” imbuh Padmono.
Sementara, sambung Padmono, pihak UPTD plat merah seminggu bisanya hanya satu kali, karena mungkin buangnya jauh ke TPA Burangkeng, jadi terkadang sampah warga sudah keburu menumpuk.
“Tapi biar gimana pun pastinya kita tetap memilih jalur yang resmi lah, tinggal warga aja sabar ketimbang kita ikut bermasalah soal sampah dikemudian hari,” imbuhnya.
Makanya, tambah Padmono, kejadian adanya 20 gerobak sampah yang dikirim ke Kantor Kelurahan Kebalen. Kecamatan Babelan, sempat membuatnya kaget.
“Kaget juga saya kira UPTD sampah yang bermasalah tahunya yang bermasalah sampah yang dikelola pihak swasta. Kalau kita Alhamdulillah lewat UPTD lancar aja,” pungkas Padmono. (Hasrul)






