Sudah Regsosek, Tapi Bansos Bulog di Kebalen Masih Data Warga Lama

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Bantuan Minyak Kita dari Bansos Bulog di Kebalen

Photo: Bantuan Minyak Kita dari Bansos Bulog di Kebalen

BERITA BEKASI – Pendataan ulang data warga seperti melalui Sensus Penduduk atau Registrasi Sosial Ekonomi atau disebut (Regsosek) belum lama ini diwilayah Kebalen, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dipahami, Regsosek bertujuan untuk memperoleh data yang akurat terkini dan komprehensif mengenai kondisi kependudukan dan sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Namun sayangnya, bantuan sosial (bansos) “Minyak Kita” yang berasal dari Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog masih menggunakan data yang lama.

Kepada Matafakta.com, Padmono selaku Ketua RT 001 RW 024, Perumahan VGH, Kebalen, Kecamatan Babelan mengatakan, dari undangan bantuan pangan 2025 yang diterimanya masih data warga lama.

“Dari 4 warga yang menerima Undangan Penerima Bantuan Pangan Tahun 2025 dua warganya di RT 001, sudah pindah lama, karena rumahnya sudah dijual,” terang Padmono, Kamis (27/11/2025).

Sementara, sambung Padmono dua nama warga lainnya yang tertera dalam undangan keadaan ekonominya masih diatas dua warga lainnya yang keadaannya susah malah tidak mendapatkan undangan.

“Nah…inikan membuat perasaan kurang enak. Padahal belum lama pendataan ulang melalui Regsosek sudah dilakukan untuk mengetahui data terkini keadaan warga,” ulasnya.

Lebih jauh Padmono mengatakan, seperti program Bantuan Langsung Tunai (BLT), tidak pernah masuk kewilayah RT 001 meski pendataan sudah sering dilakukan melalui Rukun Tetangga (RT).

“Ya, kalau saya selaku Ketua RT 001 hanya menyampaikan data warga sesuai dengan kondisi dan keadaannya. Selanjutnya, semua kembali kepada Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Bantuan “Minyak Kita” merupakan program pangan periode Oktober-November 2025 yang disalurkan bersamaan dengan beras 20 kg kepada 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diseluruh Indonesia. (Hasrul)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB