BERITA BEKASI – Gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi yang baru selesai dibangun pada akhir tahun 2023 dengan APBD sebesar Rp4.764.840.000, kini menjadi sorotan, Kamis (20/11/2025)
Kondisi bangunan seluas 400 meter persegi tersebut dilaporkan sudah terlihat mirip bangunan tua, penuh karat dan tidak terawat padahal usianya belum genap satu tahun.
Gudang yang diperuntukkan sebagai tempat penyimpanan barang logistik sisa Pileg dan Pemilu 2024 ini berlokasi di Kawasan Kantor Sekretariat KPU Kabupaten Bekasi di Jalan Raya Rengas Bandung Kedungwaringin.
Pembangunan Gudang ini dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya yang dimulai pada 31 Juli 2023 dan rampung pada 27 Desember 2023.
Namun, hanya dalam waktu kurang dari setahun sejak selesai, bangunan ini menunjukkan gejala kerusakan yang mengkhawatirkan.
Karat sudah terlihat menyebar diseluruh struktur bangunan dan yang paling parah, atap Gudang sudah banyak yang bolong.
Kerusakan atap ini, menimbulkan dugaan kuat bahwa terjadi kebocoran yang berpotensi merusak logistik penting milik KPU yang tersimpan di dalamnya menjadi perhatian.
Salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi pada Kamis 20 November 2025 mengungkapkan kekhawatiran mereka.
“Seperti Gudang terbengkalai, Pak. Lihat saja karat sudah menjamur dan atap sudah banyak yang bolong. Ini mah ngak lama lagi geh ambruk,” kata warga.
Pertanyaan Besar dan Desakan Investigasi
Temuan ini sontak menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas pembangunan Gudang logistik yang didanai oleh APBD Kabupaten Bekasi senilai lebih dari Rp4,7 miliar tersebut.
Masyarakat mempertanyakan apakah kualitas pekerjaan yang dihasilkan sudah sesuai dengan pagu anggaran yang digelontorkan atau ada indikasi praktek korupsi.
Untuk itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi diharapkan dapat segera melakukan investigasi mendalam terhadap proyek pembangunan Gudang logistik KPU Kabupaten Bekasi. (Mul)






