BERITA BEKASI – Setelah sempat jadi sorotan media dugaan perselingkuhan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, PR (27) dengan oknum Direksi Perumda Tirta Bhagasasi, AEZ (34), kini memasuki babak baru.
PR merupakan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) yang sebelumnya masih berstatus sah istri dari RZ anak dari Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, H. Cecep Noor.
“Iya bener bang baru sidang pertama, Senin 29 September 2025 kemarin di Pengadilan Agama Cikarang Kabupaten Bekasi,” terang H. Cecep ketika dihubungi Matafakta.com, Selasa (30/9/2025).
Kaitan hal tersebut, H. Cecep mengatakan, keputusan kembali kepada anaknya RZ sebagai suami dan memang sudah ada kesepakatan pisah dengan cara baik-baik sesuai aturan hukum dan agama.
“Semua kembali kepada RZ anak saya sebagai suami. Sebelumnya, sudah ada kesepakatan pisah dengan cara baik-baik sesuai aturan hukum dan agama antara PR dan RZ,” tandas H. Cecep.
Sebelumnya, Ketua DPC PPP, Kabupaten Bekasi, H. Cecep Noor, menggelar Konferensi Pers dengan mengundang puluhan awak media, karena tak terima anaknya RZ dikhianati menantu prempuannya, PR.
“Tadinya saya tidak mau berbicara dengan awak media, karena ini aib, tapi oknum pejabat tersebutlah yang membuat saya harus bicara,” tegas, H. Cecep di Hotel Sahid Lippo Cikarang pada Minggu 20 Juli 2025 lalu.
H. Cecep berujar, di Hotel Sahid Lippo Cikarang ini juga oknum pejabat AEZ tersebut bersedia membuat surat pernyataan untuk mengakui dan berjanji tidak akan mengulangi perbutannya lagi.
“Tadinya cukup diselesaikan secara kekeluargaan dengan membuat pernyataan yang diketahui keluarga dan istrinya, namun tidak ditepati malah masih berkomunikasi dengan PR,” tutur H. Cecep kesal.
Bahkan, H. Cecep saat itu mengancam bahwa pihaknya selaku orang tua RZ akan mendorong kasus ini keranah hukum dengan bukti-bukti yang ada, terkait dugaan perselingkuhan PR dengan AEZ.
“Apa karena merasa memiliki jabatan atau merasa memiliki banyak uang, sehingga berprilaku se-enaknya terhadap orang lain. Ini kezholiman,” pungkas H. Cecep ketika itu. (Hasrul)






