Fraksi PKB Didesak Gulirkan “Hak Angket” Soal Mutasi Jabatan di Kota Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Ketua Mahamuda, Imam Saripudin

Photo: Ketua Mahamuda, Imam Saripudin

BERITA BEKASI – Mahamuda Bekasi menyatakan desakannya kepada Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat.

Desakan itu, agar mewacanakan dan menjadi inisiator penggunaan hak angket terhadap kebijakan mutasi jabatan yang dilakukan Walikota Bekasi, Tri Adhianto pada awal September 2025.

Hal tersebut menyusul, ramainya polemik mutasi jabatan yang menempatkan adik kandung Walikota Bekasi, Satia Sriwijayanti menjadi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bekasi.

Sementara, suaminya, selaku adik ipar Walikota Bekasi, M. Solikhin sekarang menduduki Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kota Bekasi.

Menurut Imam Saripudin selaku Ketua Mahamuda mengatakan, kebijakan ini sarat dengan potensi penyalahgunaan wewenang yang menguntungkan keluarga.

“Mutasi jabatan ini jelas berpotensi melahirkan praktik kolusi, nepotisme dan konflik kepentingan,” tegas Imam dalam keterangan Pers, Sabtu (27/9/2025).

“Walikota seakan menggunakan kekuasaan untuk menguntungkan keluarganya sendiri,” sambungnya.

Mahamuda Bekasi menilai penempatan kerabat dekat di posisi strategis menyalahi prinsip tata kelola Pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Jika dibiarkan, kata Imam publik akan kehilangan kepercayaan terhadap integritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

“Dan dorongan wacana ini menjadi dasar bagi PKB yang dimungkinkan bisa mengkonsolidir Fraksi PKS sebagai Pemenang Pemilu, Fraksi PAN dan lain lain,” ucapnya.

Sebagai Partai, kata Imam yang kini vokal membela hak publik Mahamuda mendesak PKB menjadi inisiator dan mengkonsolidasikan kepada Fraksi lain untuk menggulirkan hak angket.

“Saya yakin banyak yang mendukung. DPRD harus berani membuka terang-benderang dugaan kolusi dan nepotisme ini,”imbuhnya.

“Agar masyarakat tahu siapa Dewan yang berani suara dan siapa yang hanya menjadi stempel Walikota dan ikut dalam permainan busuk mutasi jabatan,” pungkasnya menambahkan. (Ronny)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB