BERITA JAKARTA – Sekjen Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH), meyakini Irjen. Suyudi Ario Seto akan profesional dalam memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Irjen Suyudi Ario Seto akan professional dalam memperkuat Sumber Daya Manusia atau SDM yang ada di BNN,” terang Heru Purwoko kepada Matafakta.com, Minggu (7/9/2025).
Sehingga, kata Heru, tidak benar jika ada pemberitaan bahwa Kepala BNN akan membentuk Tim Khusus (Timsus) yang berisi Perwira menengah yang memiliki masalah.
“Status Perwira Malvino dan Gogo masih menjalani proses hukuman akibat perbuatan yang dilakukannya dan sangat mustahil bila mereka disebut akan di BKO ke BNN,” tegas Heru.
AMPUH, lanjut Heru, mendukung langkah dan kinerja Kepala BNN, Irjen. Suyudi Ario Seto, dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Tanah Air.
“Ampuh mendukung penuh langkah dan kinerja Kepala BNN, dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Tanah Air,” tandas Heru.
Diberitakan, dua polisi bermasalah dilingkungan Polda Metro Jaya, masih aktif meski sudah dijatuhi hukuman. Mereka adalah, AKBP. Malvino Edward Yusticia dan AKBP. Gogo Galesung.
AKBP. Malvino dijatuhi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Sementara, AKBP. Gogo Galesung, dihukum demosi delapan tahun.
Namun hingga kini, keduanya AKBP. Malvino dan AKBP. Gogo Galesung diduga, masih aktif bertugas di Bagian Pelayanan Masyarakat Polda Metro Jaya (PMJ).
Informasi yang beredar, nama Malvino dan Gogo kini justru tercantum dalam daftar personel Polri yang akan diajukan sebagai Timsus Kepala BNN baru, yaitu Irjen. Suyudi Ario Seto.
Situasi ini lantas menimbulkan pertanyaan, apakah Malvino batal dipecat? Dan apakah Gogo tidak menjalani demosi sebagaimana putusan sidang Etik?.
Meski Begitu, terkait beredarnya kabar pengajuan nama AKBP. Malvino dan AKBP. Gogo sebagai Timsus Kepala BNN, Irjen Suyudi Ario Seto, menjawab hal tersebut, tidak benar.
“Tidak benar. Nanti saya cek lagi,” kata Suyudi pada Kamis, 4 September 2025 lalu, menjawab konfirmasi media. (Sofyan)






