BERITA BEKASI – “Pembatalan aksi di depan PDAM Tirta Bhagasasi pada Selasa 26 Agustus 2025, bukan karena adanya intervensi atau hal lain, tapi murni mendadak ada kegiatan lain”.
Hal tersebut, ditegaskan Koordinator Aksi Kesatuan Mahasiswa Bekasi (AKMI), Zulfikri menanggapi issue negative terkait batalnya aksi AKMI.
“Ngak ada intervensi atau hal lain, terkait batalnya rencana aksi AKMI ke PDAM Tirta Bhagasasi,” terang Zul ketika dihubungi Matafakta.com, Rabu (27/8/2025).
Oleh karena itu, kata Zul, rencana aksi ke PDAM Tirta Bhagasasi akan kembali dirapatkan dan dijadwalkan terkait dugaan cawe-cawe jabatan 2 oknum pejabat PDAM Tirta Bhagasasi.
“Nanti kembali kita akan rapatkan soal rencana aksi yang tertunda kemarin. Kita akan kembali agendakan,” tegas Zul.
Selain itu, sambung Zul, pihaknya juga meminta usut dalang loby-loby dalam rekrutmen pegawai PDAM Tirta Bhagasasi.
“Kita juga mendesak Bupati Bekasi untuk melakukan reformasi birokrasi. Rombak total demi menyelamatkan BUMD dari orang-orang perusak dan tidak bertanggung Jawab,” ujarnya.
Sekali lagi, tambah Zul, pihaknya memohon maaf atas pembatalan rencana aksi AKMI yang sudah direncanakan pada Selasa 26 Agustus 2025 kemarin.
“Jadi ngak ada intervensi atau hal lain batalnya rencana aksi AKMI kemarin. Hanya saja sebagian rekan-rekan mendadak ada kegiatan lain,” pungkas Zul. (Ronny)






