BERITA BEKASI – Pembangunan infrastruktur di Desa sangatlah penting, karena untuk meningkatkan akses masyarakat ke layanan seperti pendidikan dan kesehatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui akses pasar produk pertanian.
Hal ini yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan yang dilakukan oleh Pemdes.
Ucapan terimakasih pun disampaikan Sani (40) warga Kampung Lembang, Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran atas direalisasikannya pembangunan jembatan yang mempermudah akses warga untuk beraktifitas.
“Alhamdulillah terimakasih kepada Pemdes Karang Patri atas gerak cepatnya merealisasikan aspirasi kami sebagai warga dengan dibangunnya jembatan yang layak untuk digunakan,” ucapnya, Minggu (24/8/2025).
Kami warga lanjut Sani, memang sangat menanti atas pembangunan jembatan ini, karena ini jalan penghubung untuk beraktifitas sehari hari dan untuk ke persawahan.
“Ngak hanya satu yang saya tahu, ada beberapa jembatan yang dibangun oleh Pemdes Karang Patri seperti jembatan yang mau masuk ke Kampung Bulakaham, kemudian di Kampung Lembang juga ada beberapa jembatan yang di bangun,” jelasnya.
“Alhamdulillah pokoknya gercep untuk pak Lurah atas aspirasi warga mah, dan bangunannya bagus klo menurut saya mah dan layak,” sambungnya.
Disampaikan Sumardi selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mengatakan, insfratuktur itu mampu meningkatkan kualitas hidup secara umum, dengan penyediaan fasilitas dasar seperti air bersih dan listrik, akses jalan serta jembatan sebagai penunjang.
“Atas instruksi dari Kepala Desa yang mempercayai saya sebagai TPK, maka saya akan semaksimal mungkin menjaga amanah tersebut, tidak ada yang saya kurangi setiap adanya pembangunan di wilayah Desa Karang Patri, semua sesuai spesifikasi dan RAB,” ujarnya.
Dengan anggaran yang sudah dialokasikan untuk pembangunan, Sumardi meyakini bahwa pekerjaan yang meskipun berbeda jauh dengan APBD Kabupaten Bekasi, namun tetap mengutamakan kualitas yang baik dan tidak keluar dari RAB yang ada. (Hasrul)






