BERITA BEKASI – Tahun ini, mungkin warga Kampung Tambun Kutut, Desa Pahlawan Setia, Kabupaten Bekasi, belum merasakan Kemerdekaan diwilayah tinggalnya yang mulai dikuasai pihak Pengembang Perumahan Bumi Sakinah 2.
Hal tersebut, dikatakan Ketua KSM LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Babelan, Rosul atau biasa disapa Chire bersama KSM LSM GMBI Tarumajaya, terkait penyempitan akses Jalan warga yang sudah lebih dulu ada.
“7 bulan sejak warga Kampung Tambun Kutut melayangkan protes keras, tidak juga mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah setempat, termasuk Bupati Bekasi,” terang Rosul kepada Matafakta.com, Rabu (13/8/2025).
Sejatinya, kata Rosul, ketika ada pihak Pengembang yang melakukan invasi kesuatu wilayah atau daerah, seharusnya menguntungkan bagi wilayah maupun Pemerintah Daerah, bukan sebaliknya justru membuat masyarakat setempat susah.
“Akses warga hanya diberikan khusus untuk kendaraan roda 2 oleh pihak Pengembang Perumahan Bumi Sakinah 2. Itupun diberlakukan buka tutup dengan batas waktu dan dibuka semaunya, tanpa memikir waktu aktivitas warga,” tuturnya.
Terlebih lagi, lanjut Rosul, keberadaan Jalan warga Kampung Tambun Kutut, sudah lebih dulu ada ketimbang Developer PT. Buana Media Nusantara (PT. BMN) selaku pihak Pengembang Perumahan Bumi Sakinah 2 yang sudah menjadi akses keluar masuk warga.
“Seharusnya, keberadaan Pengembang Perumahan membawa dampak positif bagi warga setempat, bukan malah sebaliknya mematikan akses Jalan warga. Duduk bareng dan berikan solusi, bukan se-enaknya aja begitu,” tegas Rosul.
Rosul pun menyesalkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang terkesan acuh dan tidak perduli dengan teriakan warganya, terkait akses Jalannya yang dikebiri pihak Pengembang Perumahan Buni Sakinah 2.
“Protes dan teriakan warga Kampung Tambun Kutut, Desa Pahlawan Setia, dianggap angin lalu, tidak satupun jajaran Pemkab Bekasi yang turun menengahi atau memberikan solusi terhadap keberatan warga terkait akses Jalannya,” ulas Rosul.
Kemerdekaan warga pun, tambah Rosul, terasa dirampas dengan keberadaan pihak Pengembang Perumahan Bumi Sakinah 2 yang tidak sepenuhnya memberikan akses Jalan bagi warga melainkan khusus hanya kendaraan roda 2.
“Jelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI justru warga Kampung Tambun Kutut, Desa Pahlawan Setia, bersedih karena akses Jalannya hingga kini tidak mendapatkan pembelaan dari Pemerintah Daerah yang cenderung lebih membela pihak Pengembang,” pungkasnya. (Hasrul)






