BERITA BEKASI – Baru adem, persoalan dugaan pelanggaran aturan terkait pengangkatan Direksi hingga persoalan prilaku oknum pejabatnya, kini ada lagi kurir cawe-cawe upeti oknum pejabat PDAM Tirta Bhagasasi.
Dari data yang diperoleh, diduga oknum pejabat berinisial TG, bukan hanya menjadi kurir mengantar “kue” atau “upeti” ke beberapa pejabat tertentu yang memiliki taji atau pengaruh, melainkan juga menerima transferan.
Dari data tersebut, oknum pejabat TG beberapa kali meminta uang operasional dengan alasan untuk wira-wiri meloby dan melakukan pendekatan ke beberapa pejabat agar target yang dijanjikan bisa menduduki bangku Direktur PT. BBWM.
Namun sayangnya, DC yang menjadi target iming-iming bisa menduduki kursi Dirut PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (PT. BBWM) salah satu BUMD milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tersebut, hingga kini tak sesuai harapan.
Kepada Matafakta.com, salah seorang sumber yang minta identitasnya tidak diungkapkan mengatakan, loby-loby jabatan itu untuk posisi Direktur Utama (Dirut) dan Direktur Operasional (Dir-Ops) pada PT. BBWM, Kabupaten Bekasi.
“Bukti beberapa transfer uang operasional untuk mendukung loby-loby itu tertera sangat jelas, termasuk adanya bahasa pengamanan media dan para tokoh agar tidak berisik serta kronologis aliran uang pun ada,” ungkap sumber.
Lebih jauh sumber mengungkapkan, kabar terbaru kaitan loby-loby jabatan Dirut PT. BBWM yang pupus harapan tersebut, 2 unit mobil sudah dilakukan penyitaan sebagai jaminan untuk mengembalikan uang DC korban cawe-cawe jabatan.
“Penyitaan 2 unit mobil yakni, Nisan X-Stril dan sedan BMW sebagai jaminan pengembalian uang itukan juga bukti adanya cawe-cawe jabatan yang beraroma gratifikasi. Nilainya lumayan Rp2 miliar lebih belum, termasuk operasional,” pungkasnya. (Mul)






