Konsumen Keluhkan Susu Frisian Plag di Bekasi Mendadak Minta Cabut Berita

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Saat Kurir Ambil Sempel Susu Frisian Flag

Foto: Saat Kurir Ambil Sempel Susu Frisian Flag

BERITA BEKASI – Dwiti Ayuningtyas warga Kabupaten Bekasi yang mendapati susu Frisian Plag yang diduga sudah kedaluarsa belum masuk masa espayed mendadak berubah sikap.

Kepada Matafakta.com, Dwiti dengan nada penuh ketakutan meminta berita terkait dugaan kedaluarsa susu Frisian Plag belum masa espayed dicabut.

“Saya mohon pak berita Frisian Plag dicabut aja. Udah saya ngak mau melanjutkan masalah ini lagi,” ucap Dwiti yang didampingi kedua orang tuanya, Jumat (1/8/2025) malam.

Sikap Dwiti, berubah seketika dari sebelumnya dimana Dwiti semangat mengungkapkan kekecewaannya mendapati susu Frisian Plag yang dibelinya di Alfamidi, Cibuntu, bermasalah.

“Rasanya pahit, mula-mual bahkan sampai mengalami muntah pak,” kata Dwiti ketika dikonfirmasi langsung Matafakta.com pada Selasa 29 Juli 2025 lalu.

Namun sekarang semangat Dwiti terkait kekecewaannya buntut dari pembelian susu Frisian Plag diduga berubah rasa (bermasalah) mendadak berubah menjadi rasa ketakutan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Bekasi (FKMPB), Eko Setiawan mengatakan, Dwiti ketakutan karena pihak Frisian Plag selalu menghubunginya.

“Ya, maklum lah namanya perempuan seorang guru SD yang tak jauh dari gerai Alfamidi tempat Dwiti beli susu yang diduga bermasalah itu. Mentalnya belum siap,” kata Eko, Sabtu (2/8/2025).

Dikatakan Eko, seharusnya Dwiti tak perlu takut, karena memang susu Frisian Plag yang dibelinya dari Alfamidi tak jauh dari sekolah tempatnya mengajar tersebut memang bermasalah.

“Kan pihak Frisian Plag sudah menghubungi Dwiti dengan memberikan alasan dikemasannya ada lobang sejarum, sehingga terpapar bakteri hingga cerita soal proses pengiriman,” ujarnya.

Frisian Plag sendiri, lanjut Eko, tidak memberikan lab-nya hasil uji sempel yang mereka ambil yakni, produk susu Frisian Plag yang dibeli Dwiti di Alfamidi Cibuntu, Kecamatan Cibitung.

“Harusnya diberikan dong hasil lab-nya jadi tahu kandungan atau tingkat bahayanya sudah berbakteri atau racun dari susu yang sudah keminum sama keluarganya Dwiti itu, baru feer,” sindir Eko.

Kalau sekarang, tambah Eko, mau gimana karena sempel susu yang diduga bermasalah itu sudah diambil pihak Frisian Plag untuk diuji lab di Frisian Plag Indonesia, tapi hasilnya tidak tahu.

“Sayangnya tidak ada sempel susu yang tersisa atau tertinggal kalau ngak kita uji aja secara mandiri dan hasilnya jika memang berbahaya buat kesehatan tinggal dilaporkan,” pungkas Eko. (Hasrul)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB