BERITA BEKASI – Ketua Perisai Keadilan Masyarakat (PKM), Beni Chandra Zaenuddin, prihatin dengan apa yang tengah menimpa keluarga Ketua DPC PPP, Kabupaten Bekasi, H. Cecep Noor.
“Semoga beliau kuat. Jujur cukup kaget juga karena ternyata dugaan oknumnya itu lagi, itu lagi yang selalu hebohkan Kabupaten Bekasi,” kata Beni kepada Matafakta.com, Senin (21/7/2025).
Ini juga, sambung Beni, ujian buat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang agar kedepan lebih selektif lagi ikuti aturan dan regulasi yang sudah ada ketika ingin mengangkat posisi seseorang.
“Aturan itu dibuat tentu dengan kajian dan petimbangan baik prilaku, keilmuan, pengalaman dan kedewasaan seseorang untuk pantas diangkat,” jelasnya.
Sehingga, PDAM Tirta Bhagasasi ini focus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selaku konsumen air bersih tidak selalu dibumbuhi hal-hal yang merusak Kabupaten Bekasi.
“Jadinya begini. Itulah sesuatu kalau diawalinya sudah tidak baik, maka tidak heran kalau berakhirnya juga tidak baik. Pelajaran buat Bupati Bekasi,” ulasnya.
Untuk itu, pihaknya mendesak Bupati Bekasi segera mencopot oknum pejabat Direktur Usaha (Dirus) PDAM Tirta Bhagasasi, karena sudah mencoreng nama baik Lembaga dan Kabupaten Bekasi.
“Apa Bupati masih tetap mempertahankan posisi yang bersangkutan setelah sebelumnya sempat diprotes dengan aksi demo beberapa elemen masyarakat terkait pengangkatannya,” ucap Beni.
Dikatakan Beni, moral seorang pejabat sangat penting, karena menjadi pondasi utama dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik “good governance” serta menjaga kepercayaan publik.
“Etika dan moral pejabat merupakan elemen krusial untuk menciptakan Pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel,” tuturnya.
Pejabat yang memiliki moral tinggi akan bertindak jujur, adil, bertanggung jawab dan tidak menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan pribadi atau golongannya.
“Serta mampu melayani masyarakat dengan baik dan beretika. Bupati Bekasi harus menindak tegas setiap bentuk penyimpangan dan pelanggaran moral tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Beni pun tak lupa, menyoroti prilaku PR oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi asal PDI-Perjuangan (PDIP) yang disebut-sebut sebagai pasangan selingkuh oknum pejabat Dirus PDAM.
“Gimana itu moral seorang perempuan bersuami yang juga duduk sebagai Wakil Rakyat di DPRD Kabupaten Bekasi, tapi prilakunya seperti itu apa iya bisa dipercaya?,” sindir Beni.
Hal ini juga, lanjut Beni, menjadi tugas Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang juga menjabat sebagai Plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Jangan sampai merusak nama baik Partai PDIP di Kabupaten Bekasi, karena memiliki kader yang duduk di Legilatif, tapi moral dan prilakunya tidak baik,” ujarnya.
Untuk itu, tambah Beni, pihaknya juga mendesak Plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi segera meng-PAW kembali PR digantikan dengan kader-kader terbaik PDI-P Kabupaten Bekasi lainnya.
“PR inikan kalau ngak salah duduk hasil dari PAW Ade Kuswara Kunang yang lolos menjadi Bupati Bekasi di Pilkada 2024 kemarin. Demi menjaga marwah Partai baiknya PR di PAW,” pungkasnya. (Mul)






