BERITA BEKASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Cabang Kebalen yang berlokasi di Gang Minin, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dikeluhkan warga sekitar.
Pasalnya, pembuangan lumpur hasil olahan air setiap hari dibuang langsung ke Kali Skunder BUT yang dikwatirkan mempercepat kedangkalan pada saluran air Kali Skunder BUT.
“Percuma dong proyek normalisasi semua Kali pada dikeruk. Ini malah buang lumpur,” kata sumber warga yang tidak bersedia namanya disebutkan Matafakta.com, Jumat (30/5/2025).
Selain itu, lanjut sumber, keresahan warga sekitar yaitu kondisi air yang sangat bau dan kotor, sehingga ketika melintas disekitar kantor Tirta Bhagasasi Cabang Kebalen berbau amis.
“Aromanya amis saat kita melintas disekitar atau lokasi diwilayah Tirta Bhagasasi Cabang Kebalen. Apalagi kalau pagi saat melintas antar anak sekolah disitu. Bau amis,” ulasnya.
Kabarnya, kata sumber, sudah ada surat yang dilayangkan ke Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, terkait keluhan warga tersebut.
“Informasinya si sudah ada warga yang langsung kirim pesan ke Lurah Kebalen pak Andika melalui pesan whatsapp, terkait keluhan warga. Ya, semoga segera ditanggapi,” pungkasnya. (Hasrul)






