BERITA BEKASI – Tahun 2021 Kabupaten Bekasi memiliki Produk Domestik Regional Brotu (PDRB) per kapita sebesar Rp80.150.044 yang menjadikannya sebagai daerah dengan PDRB per kapita tertinggi ke-3 di Jawa Barat.
Hal itu, diungkapkan Ketua Umum LSM Solidaritas Transfaransi Intelektual Pemerhati (SNIPER) Indonesia, Gunawan, mengamati penurunan posisi Kabupaten Bekasi yang sudah tidak masuk sebagai Kabupaten terkaya di Provinsi Jawa Barat.
“Tahun 2024, Kabupaten Bekasi masih masuk 2 besar menjadi daerah terkaya di Provinsi Jawa Barat dengan per kapita sebesar Rp211,65 juta,” kata Gunawan kepada Matafakta.com, Rabu (9/4/2025).
Namun, kata Gunawan, ditahun 2025 Kabupaten Bekasi yang dikenal memiliki Kawasan Industri terbesar di Indonesia bahkan se-Asia Tenggara, sudah tidak lagi masuk sebagai daerah terkaya di Provinsi Jawa Barat.
“Kabupaten Bekasi berada di posisi kedua dengan PDRB per kapita mencapai Rp211,65 juta. Ada kenaikan dibandingkan tahun 2021 yang memilik per kapita sebesar Rp80.150.044, tapi sekarang sudah tidak masuk hitungan,” ulasnya kecewa.
Untuk itu, lanjut Gunawan, perlu menjadi perhatian serius bagi pasangan Bupati Bekasi terpilih Pilkada 2024 bahwa sektor industri, perdagangan, dan jasa menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, termasuk serapan kerja dan pembangunan infrasetruktur.
“Daerah seperti Karawang, Bekasi dan Bandung menjadi contoh bagaimana investasi pada sektor strategis banyak perusahaan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, termasuk serapan kerja dan infrasetruktur” tuturnya.
Dengan fakta itu, tambah Gunawan, artinya ada penurunan beberapa kepemimpinan di Kabupaten Bekasi, sehingga Kabupaten Bekasi sudah tidak masuk hitungan sebagai daerah terkaya berdasarkan indikator PDRB.
“PDRB merupakan nilai total barang dan jasa yang telah dihasilkan oleh suatu daerah dalam periode tertentu. Sekarang 2025 Kabupaten Bekasi jangankan 2 besar 5 besar aja sudah tidak masuk,” pungkas Gunawan.
Kabupaten Bekasi adalah sebuah Kabupaten di provinsi Jawa Barat dengan Ibu Kota di Cikarang. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kota Bekasi dan Provinsi DK-Jakarta dengan jumlah penduduk 3,29 juta jiwa. (Mul)






