BERITA BEKASI – “Terdata sebanyak 700 Anggota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi, Jawa Barat, diharapkan tetap menjaga marwah Organisasi”.
Hal tersebut, disampaikan Wakil Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago, dalam perayaan Milad LSM GMBI serentak yang ke-23 tahun.
“Terdata sebanyak 700 Anggota LSM GMBI Distrik Kota Bekasi yang sudah teruji diharapkan tetap menjaga marwah Organisasi,” pesan Delvin, Selasa (18/3/2025).
Prosesi potong tumpeng oleh Abah Zakaria selaku Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi dan Asep Sukarya selaku Sekretaris diiringi doa dan semangat bagi ratusan anggota LSM GMBI yang hadir.
Delvin berujar, tema “Solidaritas Tanpa Batas” Milad LSM GMBI ke-23 kali ini pantas disemart-kan bagi Anggota LSM GMBI yang masih setia dan telah teruji ketika ada badai dalam keluarga.
“Ketika keluarga besar LSM GMBI tengah dihantam badai tidak lari apalagi menari-nari dalam badai,” kata Delvin.
“23 tahun ini terlihat anggota yang setia dan tidak. Buat kita ngak masalah, karena itu adalah tantangan kesetiaan dan dinamika dalam sebuah Organisasi,” sambungnya.
Dikatakan Delvin, dalam sebuah Organisasi, dua Pilar Utama yang tidak dapat diabaikan adalah Loyalitas dan Solidaritas.
“Keduanya memainkan peran krusial dalam menciptakan fondasi yang kuat untuk keberhasilan jangka panjang bagi Organisasi,” ucapnya.
Loyalitas, lanjut Delvin, memastikan stabilitas dan keberlangsungan Organisasi. Sementara Solidaritas memperkuat kerjasama dan kolaborasi antar anggota.
“Tanpa Loyalitas yang kokoh dan Solidaritas yang erat, Organisasi berisiko terpecah dan kehilangan arah dan sulit menjadi satu keluarga yang kokoh untuk menghadapi tantangan,” tuturnya.
Lebih jauh Delvin mengingatkan, peristiwa di Polda Jawa Barat adalah sebagai intropeksi diri bahwa perbuatan anarkis tidak diajarkan di LSM GMBI.
“Tapi tidak semua anggota melakukan perbuatan anarkis masih terlihat juga anggota yang tetap menjaga marwah LSM GMBI kala itu,” imbuhnya.
Masih kata Delvin, untuk Kota Bekasi sendiri, memiliki 700 anggota yang terdata, mencakup binaan PKL, ojek, tukang becak, pemulung dan sebagainya.
Adapun target, tambah Delvin, LSM GMBI Kota Bekasi dapat terus bermitra dengan Pemerintah. Kendati begitu kontrol sosial tetap jalan agar ada keseimbangan LSM dengan Pemerintah.
“Sekali lagi, saya berharap seluruh anggota tetap jaga marwah LSM GMBI bahwa kita mengayomi masyarakat dan membela bukan menakuti. Kebijakan harus berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya. (Dhendi)






