SNIPER: Pj Gubernur Jabar Gagal Memenuhi Jaminan Kesehatan

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umu LSM SNIPER, Gunawan (Mbah Goen)

Foto: Ketua Umu LSM SNIPER, Gunawan (Mbah Goen)

BERITA BEKASI – Kekacauan warga Kabupaten Bekasi terkait jaminan kesehatannya akibat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, gagal memenuhi kewajibannya 40 persen, terkait program KIS PBI APBD yang menjadi tanggungjawabnya.

Hal itu, dikatakan Ketua Umum LSM Solidaritas Transparansi Intelektual Pemerhati (SNIPER) Indonesia, Gunawan menyoroti 191.793 peserta KIS PBI APBD Kabupaten Bekasi yang mendadak dinon-aktifkan pada awal Januari 2025 lalu.

“Program KIS adalah program Kesehatan Nasional dimasa kepemimpinan Presiden Jokowi tahun 2014 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN yaitu KIS PBI APBN,” terang Gunawan kepada Matafakta.com, Kamis (9/1/2025).

Berjalannya waktu, kata Gunawan, program KIS PBI APBN tanggungjawabnya dikembalikan ke Pemerintah Daerah menjadi KIS PBI APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dengan skema 40 persen Pemprov Jawa Barat dan 60 persen Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Namun dalam perjalanannya, lanjut Gunawan, Pemprov Jawa Barat, gagal memenuhi tanggungjawabnya 40 persen jaminan kesehetan terhadap warga Kabupaten Bekasi, sehingga 191.793 peserta KIS PBI APBD warga Bekasi mendadak dinon-aktifkan pada awal Januari 2025.

“Tahun 2024 Pemprov Jawa Barat gagal memenuhi kewajibannya untuk membayar iuran sebesar Rp80 miliar kepada BPJS Kesehatan. Hal inilah yang menyebabkan 191.793 warga miskin di Kabupaten Bekasi dinon-aktifkan kepesertaannya,” uals Gunawan.

Bahkan, kata Gunawan, ditahun 2023 Pemprov Jawa Barat, terhutang iuran jaminan kesehatan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sebesar Rp57 miliar dan sisanya masuk ditahun 2024, sehingga Pemprov Jawa Barat, terhutang sebesar Rp84 miliar.

“Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, gagal melaksanakan tugasnya memimpin Jawa Barat. Sebab, soal kesehatan adalah kebutuhan dasar rakyat yang menjadi tanggungjawab Negara khususnya rakyat miskin,” tegas Gunawan atau biasa disapa Mbah Goen ini.

Kaitan hal itu, lanjut Gunawan, warga Kabupaten Bekasi bersabar, karena Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan DPRD Kabupaten Bekasi tengah berjuang demi kesehatan warganya dengan mengembalikan lagi KIS PBI APBD ke KIS PBI APBN Pusat.

“Hasil rapat KIS PBI APBD yang dinon-aktifkan telah diverifikasi ulang berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS. Hasilnya 146.405 pembiayaannya akan dialihkan ke Kemensos menggunakan APBN. sementara sisanya akan divalidasi lebih lanjut,” pungkas Gunawan. (Hasrul)

Berita Terkait

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP
Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri
Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai
KAMAKSI: Rakyat Butuh Lapangan Kerja, Bukan Bioskop di Desa
Soal Warung Suheni, Video Lama Diunggah Kembali Bakar Emosi Publik
Beberapa Anggota Dewan Diperiksa Perkara Korupsi NPCI Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:55 WIB

Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:35 WIB

Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB