BERITA BEKASI – Sambut tahun 2025, banyak yang harus dibenahi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, baik Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif.
Hal itu, dikatakan Wakil Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago dalam pandangannya menutup tahun 2024.
“Yudikatif, mulai persoalan hukum beberapa kasus yang hingga kini belum jelas bersalah atau tidak,” terang Delvin kepada Matafakta.com, Selasa (31/12/2024).
Begitu juga Legislatif yang memilik fungsi pengawasan terkait anggaran harus diperketat dan berkeadilan dimana banyak beberapa sekolah yang masih tumpang tindih.
“Ada sekolah yang masih bagus atau layak dibangun lagi. Sebaliknya sekolah yang harusnya mendapatkan pembangunan malah belum sampai saat ini,” tuturnya.
Delvin pun mengingatkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jangan pekerjaan yang awalnya sudah direncanakan malah bisa berubah dilapangan sesuai kebutuhan.
“Untuk pembangunan swasta harus menjalanakan aturan yang ada di Kota Bekasi, salah satunya menyiapkan laham PSU jangan selalu harus dipaksa,” ujarnya.
Banyak, lanjut Delvin, kegiatan lainnya dimana peruntukannya sudah jelas buat operasional Car Free Day (CFD) malah barangnya dibawa pulang.
“Seperti motor listrik di tahun 2022, sepeda listrik di 2023 malah kabarnya dibawa pulang. Gimana itu,” sindir Delvin.
Belum lagi, tambah Delvin, kegiatan di Dinas Perumahan dan Permukiman (PERKIM) Kota Bekasi dimana sampai akhir tahun banyak kontraktor yang masih bekerja.
“Akhir tahun masih banyak kontraktor yang masih melakukan pekerjaannya dengan berbagai macam alasan yang aneh-aneh,” pungkas Delvin. (Dhendi)






