BERITA BEKASI – Pj Bupati Bekasi Dedi Supriyadi selaku Kepala Daerah, tidak peduli dengan aspirasi masyarakat.
Hal itu dikatakan Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Bekasi (FKMPB), Eko Setiawan menyikapi kurangnya respon Kepala Daerah.
“Tadi kita FKMPB kirim lagi surat resmi ke Pj Bupati Bekasi untuk yang ketiga kalinya,” terang Eko, Rabu (18/12/2024).
Ternyata, lanjut Eko, bukan FKMPB yang kecewa seorang pengacara Sukarna surat permohonan audensi pun ke Pj Bupati Bekasi, Dedi Supriyadi tidak direspon.
“Sangat disayangkan bila seorang Pj Bupati yang seharusnya bisa mengayomi dan dekat kepada masyarakat, tapi sebaliknya seolah anti pati dengan masyarakat,” sindirnya.
Tak heran, sambung Eko, berbagai persoalan yang krusial terjadi di Kabupaten Bekasi seperti aturan, pengelolaan dana desa dan regulasi diabaikan atau dianggap angin lalu.
“Luar biasa Pj Bupati Bekasi Dedi Supriyadi diluar dari perkiraan sebelum diangkat menjadi Pj Bupati Bekasi. FKMPB, termasuk yang ikut mendukung,” jelasnya.
Bahkan kata Eko, berbagai persoalan yang terjadi ditingkat Desa tidak mempengaruhi posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Bekasi.
“Bila tak ada sesuatu kenapa dari beberapa kasus pelanggaran regulasi yang dilakukan DPMD seolah Pj Bupati Bekasi tak mau merespon malah seakan mengaminin,” imbuhnya.
Untuk itu, tambah Eko, FKMPB akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat baik melalui surat resmi maupun melalui media biar masyarakat yang menilai.
“Semoga Bupati terpilih Pilkada 2024 bisa membenahi Kabupaten Bekasi. Evaluasi semua oknum-oknum pejabat yang bermasalah,” pungkas Eko. (Hasrul)






