Kementerian ATR BPN Bagikan 3.256 Sertifikat ke Masyarakat Jawa Barat

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATR BPN

ATR BPN

BERITA BEKASI – Sebanyak 3.256 sertifikat tanah untuk rakyat Provinsi Jawa Barat (Jabar) dibagikan langsung Kementerian Agraria dan Tata Ruang pada Badan Pertanahan Nasiona (ATR BPN) acara tersebut dilaksanakan di President University Convention Center, Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Total 3.256 sertifikat tersebut terdiri dari 3.000 sertifikat dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan 256 sertifikat dari kegiatan redistribusi asset di Kabupaten Sukabumi. Ribuan sertifikat tersebut dibagikan untuk masyarakat di 6 Kabupaten Kota di Provinsi Jabar.

Sekjen Kementerian ATR BPN, Suyus Windayana mengatakan, pihaknya menargetkan sebanyak 933 ribu sertifikat di seluruh Provinsi Jabar. Dan saat ini sudah selesai sekitar 80 persen dan siap dibagikan kepada masyarakat.

“Progresnya di Jawa Barat sangat bagus sekali. Insyaallah setelah ini kita akan terus membagikan lagi sertifikat dari program PTSL dan redistribusi asset ini, sebagai bagian dari reforma agraria yang akan kita bagikan langsung kepada masyarakat,” ungkapnya kepada Matafakta.com, Rabu (16/10/2024).

Suyus menjelaskan, sebanyak 2.000 sertifikat dari Kabupaten Bekasi, sebanyak 250 sertifikat di Kota Bekasi, 250 sertifikat di Kabupaten Karawang, 250 sertifikat di Kabupaten Purwakarta, 250 sertifikat dari Kabupaten Subang. Semuanya dari program PTSL. Dan 256 sertifikat lagi dari program redistribusi asset di Kabupaten Sukabumi.

“Di 27 Kabupaten Kota di Jabar itu ada semua dan nanti Pak Kanwil atau Kantor Pertanahan yang akan membagikan secara langsung kepada masyarakat. Jadi ini stimulan saja bahwa kita sudah selesai, sehingga animo masyarakat saya pikir harusnya lebih tinggi lagi untuk mendapatkan sertifikat tanahnya,” terangnya.

Dirinya pun berharap program sertifikasi ini akan meminimalisir sengketa pertanahan dan mengurangi adanya mafia tanah yang sangat merugikan masyarakat, sehingga dengan dibagikannya sertifikat tanah ini, mafia tanah tidak akan main-main lagi dengan masalah pertanahan.

Suyus pun mengimbau kepada masyarakat untuk mempergunakan sertifikat tersebut dengan baik, untuk mengakses permodalan melalui perbankan. Dirinya pun meminta agar jangan menggunakan modal tersebut untuk kebutuhan-kebutuhan konsumtif, tetapi untuk investasi.

“Masyarakat juga harus menjaga tanahnya masing-masing. Dengan memanfaatkannya, jangan jadi tanah kosong dengan cara membuat patok atau pagar, untuk mencegah penguasaan dari pihak lain. Jangan dititipkan secara sembarangan meskipun kepada orang dekat sekalipun,” tegasnya. (Mul)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB