Pj Kades Sumberjaya Lengser, JNW: Kita Juga Bakal Lapor ke Kejaksaan

- Jurnalis

Selasa, 17 September 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi

Kantor Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Niat bersih-bersih ditengah dugaan korupsi yang sudah menggurita dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, lengserkan Pj Kepala Desa Sumberjaya, Sopian Hakim, Selasa (17/9/2024).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW) Indra Sukma mengatakan, Kepala Daerah atau penjabat Kepala Daerah yang melakukan mutasi atau penggantian pejabat jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bisa dikenai sanksi pidana.

“Simak dong Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, tentang Pilkada. Larangan mutasi ini berlaku 6 bulan terhitung sebelum penetapan pasangan calon Kepala Daerah oleh KPU RI,” tegas Indra.

Selain itu, kata Indra, Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) sendiri, sudah menegaskan bahwa Kepala Daerah dilarang mengganti pejabat menjelang Pilkada 2024, terhitung sejak 22 Maret 2024 lalu.

“Lah itu gimana Pj Bupati Bekasi Dedi Supriadi, Camat dan Dinas Desa Kabupaten Bekasi masa tidak paham aturan. Ada kepentingan apa jelang Pilkada Pj Desa Telaga Murni digeser ke Desa Sumberjaya gantikan Pj Sopian Hakim,” jelasnya.

Terlebih lagi, lanjut Indra, belakangan mencuat ke public dugaan ketidak beresan dalam penggunaan atau pengelolaan Dana Desa miliaran rupiah yang selalu dipertanyakan Sopian Hakim kepada 3 perangkat Desa-nya.

“Terakhir Kas Desa Sumberjaya Agustus 2024 itu hanya tersisa Rp7 juta. Sementara BLT DD bantuan warga miskin 3 bulan tidak disalurkan, termasuk transfer pribadi pihak ke-3 yang dominan hanya 2 nama,” ungkapnya.

Untuk itu, tambah Indra, JNW akan segera membuat laporan dugaan korupsi yang terjadi di Desa Sumberjaya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi agar menjadi terang dalam pengelolaan Dana Desanya.

“Saya menduga ini persoalannya sehingga Pj Sopian Hakim dilengserkan. Kita sudah terima data lengkapnya tinggal bersiap membuat laporan ke Kejaksaan,” pungkas Indra. (Hasrul)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB