Soal Kelola Pasar Jatiasih, PT. MSA: Itu Hak, Bukan Tekanan Oknum Kemendagri

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Direktur PT. MSA, Rudi Rosyadi

Foto: Direktur PT. MSA, Rudi Rosyadi

BERITA BEKASI – Direktur PT. Mukti Sarana Abadi (MSA), Rudi Rosyadi membantah jika pengelolaan Pasar Jatiasih adanya tekanan atau intervensi dari orang dalam atau pihak luar hingga orang dalam Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bahkan, kabar yang menyudutkan Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad itupun menurut, Rudi adalah kabar bohong atau hoax.

Allhamdulillah prihal isu itu saya tidak merespon, karena kasarnya menurut saya itu kabar hoax,” terang Rudy disela pendampingan Komisi II DPRD Kota Bekasi yang melakukan inspeksi mendadak dilokasi Pasar Jatiasih, Kamis (6/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apalagi, isu soal ada tekanan dari Kemendagri saya baru tahu itu mana ada intervensi. Ini kita bicara hak kami yang sudah seharusnya kami yang mengelola,” tambahnya.

Diterangkan Rudi, revitalisasi Pasar Jatiasih yang dilakukan selama 12 bulan hingga proses pembangunannya rampung pada Desember 2022, PT. MSA saat itu sudah menyurati Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bahwasanya pembangunan Pasar Jatiasih sudah selesai dilaksanakan PT. MSA.

“Pada perjanjian KSI kami bersurat pada Pemkot Bekasi tepatnya dibulan Desember 2022 bahwa kami menyatakan pembangunan Pasar Jatiasih sudah selesai,” ulas Rudi.

Selanjutnya, kata Rudi, prihal terkait 13 point yang ramai dipemberitaan, pihaknya mengklaim bahwa apa yang harus dan sudah menjadi tuntutan Pemkot Bekasi kepada PT. MSA sudah dipenuhi.

Baca Juga :  JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

“Sudah dilakukan melalui proses dan tahapan-tahapannya dengan ketentuan yang ada, termasuk melalui surat pernyataan kesanggupan yang dibuat PT. MSA kepada Pemkot Bekasi,” jelas Rudi.

“Terkait 13 item atau point itu kami sudah penuhi dan kami PT. MSA ada perjanjian dengan Pemkot Bekasi. Jadi semua ada tahapan-tahapannya, bukannya selesai ini kemudian kami harus adakan semua. Itu berproses, ada tahapan melalui pernyataan antara Pemkot dengan PT. MSA,” sambungnya.

Masih kata Rudi, pembangunan Pasar Jatiasih yang sudah terbangun merupakan proses perjalanan panjang yang tidak mudah hanya dilihat ketika sudah terbangunnya Pasar Jatiasih tanpa biaya dari APBD atau uang Negara.

“Perlu diketahui juga, bahwasanya pembangunan Pasar ini pembiayaannya bukan dari APBD, tapi murni modal dari PT. MSA sendiri dan semua proses yang kami lalui ini tidak gampang mulai dari awal hingga sekarang,” jelas Rudi.

Oleh karena itu, lanjut Rudi, pihaknya selaku pengelola yang sudah berhasil membangun dan menempatkan para pedangan Pasar Jatiasih meminta penyerahan pengelolaan kepada Pemkot Bekasi agar PT. MSA dapat segera ditetapkan sebagai pengelola Pasar Jatiasih.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

“Saya inikan pengusaha yang sudah membangun pasar ini dengan perjanjian kerjasama yang dibuat Pemkot Bekasi, jadi ketika kewajiban kami sudah selesai kami jalankan, kami berhak dong meminta hak kami sebagai pengelola pasar ini,” ujarnya.

Mewaikil PT. MSA Rudi pun berterimakasih kepada Pj Walikota Bekasi sebagai pimpinan tertinggi pada Pemerintahan Kota Bekasi yang sudah merespon dan memberikan hak PT. MSA selaku pengelola Pasar Jatiasih..

Allhamdulillah pak Pj Walikota Pak Gani, serta jajarannya yang sudah membantu memberikan hak kami sebagai rakyat biasa dan pengusaha yang sudah berjuang cukup panjang dalam proses revitalisasi Pasar Jatiasih ini,” ulasnya.

Sekali lagi, tambah Rudi, jadi tidak benar jika ada pemberitaan yang mengabarkan jika penyerahan pengelolaan Pasar Jatiasih ini dituding ada kongkalingkong dan terakhir baru-baru ini isinya ada intervensi kepada Pj Walikota Bekasi dari orang dalam Kemendagri.

“Saya sendiri tidak mengerti itu semua, tapi yang saya tahu, saya meminta hak saya kepada Pemkot Bekasi dalam hal ini Pimpinan tertinggi Pemkot Bekasi  sehingga kami mendapatkan hak kami sebagai Pengelola Pasar Jatiasih per bulan April 2024,” pungkasnya. (Dhendi)

Berita Terkait

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa
Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi
JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad
Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  
Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service
Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada
Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi
Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:09 WIB

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:20 WIB

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:50 WIB

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:46 WIB

Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:41 WIB

Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:36 WIB

Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:27 WIB

Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:28 WIB

Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB