Ketua Yayasan KOASI, Sarin Sarmadi: Heri Koswara Itu Anak Ulama Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Heri Koswara (Herkos)

Foto: Heri Koswara (Herkos)

BERITA BEKASI – Semalam kedatangan tamu Ketua RW 13, Jatirahayu yang juga Ketua Yayasan Merah Putih, Zainal Abidin bin KH. Saiman.

Hal itu, diungkapkan Ketua Yayasan Kebudayaan Orang Bekasi (KOASI), Sarin Sarmadi atau biasa disapa Bang Ilok kepada Matafakta.com, Kamis (6/6/2024).

Dikatakan Bang Ilok, banyak cerita yang mengalir dari bibir beliau salah satunya adalah tentang berkumpulnya para tokoh sekitar tahun 70-an dirumah orang tuanya yaitu Kong H. Saiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para tokoh Kampung itu berkumpul dalam rangka ngaji bareng atau pertemuan rutin para alumni murid Mualim Tajudin dari Kayuringin Bekasi.

Diantara para tokoh agama tersebut adalah KH. Saiman, KH. Mursyid, H. Majid, KH. Abu Bakar Jamal (Jatimakmur), KH. Ashari Hamim, KH. Kamil, H. Usman Firdaus dan H. Sidik dari Pedurenan Jatiluhur.

“Beliau sangat hapal dengan para tokoh yang hadir karena beliau lah yang waktu itu yang membuatkan kopi dan menyediakan minuman buat para tokoh tersebut,” cerita Bang Ilok saat berbincang.

Baca Juga :  Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service

Bang Zainal Abidin yang juga dikenal sebagai Bang Gede ini juga bercerita kalau semua tokoh tersebut semuanya punya Yayasan dan Pesantren (Ponpes).

H. Saiman dengan Al-Falahnya, KH Mursyid ada Al-Musrsidiyah, KH. Abu Bakar Jamal dengan Al-Barokahnya, KH. Ashari Hamim dengan Al-Khoiriyahnya, KH Kamil dengan Asrorul Hudanya.

Sementara, H. Sidik terkenal dengan Yayasan Yapidhnya. Sedangkan H. Usman Firdaus dan H. Abdul Majid memilih menjadi Umaro (Pemimpin) keduanya menjadi Lurah di wilayahnya masing-masing.

“Para tokoh tersebut lah yang kemudian yang menyebarkan dan mendakwahkan ilmunya yang pernah mereka dapat dari mualim KH. Tajudin Kayuringin ke masyarakat di wilayah mereka masing-masing,” kata Bang Ilok.

“Sehingga kita pada hari ini bisa melihat hasil perjuangan mereka dalam berdakwah di wilayahnya tersebut,” tambah Bang Ilok.

Nama H. Sidik bin H. Mujtaba bin H. Nasimun kini kembali menjadi sorotan publik, karena anak ke empat beliau H. Heri Koswara (Herkos) maju menjadi Calon Walikota Bekasi Periode 2024-2029.

Baca Juga :  Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi

Menurut cerita Bang Gede nama H. Sidik sudah terkenal dari jaman dulu, kata beliau siapa yang kagak kenal dengan H. Sidik diwaktu itu terkenal sebagai orang kaya, karena kebonnya belatak.

Tapi walaupun demikian, lanjut Bang Ilok, sebagai orang yang diwariskan banyak tanah beliau adalah orang yang tidak terlena dengan itu semua.

“H. Sidik tetap menjadi pribadi yang sederhana bahkan beliau menjadi pedagang pakaian di Pasar Kecapi,” ungkapnya.

Masih kata Bang Ilok, cerita Bang Gede juga dulu Bang Heri Koswara kecil suka diajak berjualan atau berdagang di Pasar Kecapi dengan dibonceng pake sepeda.

Jadi history, tambah Bang Ilok, sudah menceritakan bahwa hubungan KH. Saiman dan H. Sidik dan para Kiai lain yang terkenal di Pondok Melati dan Pondok Gede adalah satu dalam perjuangan dalam rangka mencerdaskan umat.

“Apalagi hubungan H. Sidik dengan KH. Ashari Hamim ternyata mereka satu keturunan dari Kong Nasimun bin Derasip bin Syeh Muhidin,” pungkas Bang Ilok. (Dhendi)

Berita Terkait

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa
Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi
JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad
Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  
Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service
Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada
Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi
Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:09 WIB

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:20 WIB

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:50 WIB

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:46 WIB

Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:41 WIB

Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:36 WIB

Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:27 WIB

Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:28 WIB

Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB