Waduh…!!! Di Kota Bekasi Banyak Pegawai Terpapar Politik Praktis

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

BERITA BEKASI – Dalam setiap kesempatan, Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad, selalu menegaskan kepada jajaran ASN dan Non-ASN atau Tenaga Kerja Kontrak (TKK) untuk tidak bersikap keberpihakan kepada salah satu pasangan calon menjelang Pilkada Kota Bekasi.

“Seringkali saya tekankan agar netral tidak berpihak kepada salah satu Paslon, baik itu ASN dan Non ASN,” terang Pj Gani kepada Matafakta.com, Senin (3/6/2024).

Dikatakan Gani, ketidak netralan ASN dan Non ASN atau TKK yang bilamana tetap dilakukan, maka akan berdampak sangat signifikan pada lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Terlebih menurut Gani, semua larangan tersebut, sudah sangat jelas tertuang di dalam berbagai peraturan yang ada.

“Aturannya sudah jelas, karena itukan akan berdampak. Bahkan jika terdapat TKK yang terjun langsung gerakan berpolitik, itu dapat langsung dikenakan sanksi hingga pemecatan,” tegasnya.

Sekedar diketahui, sejumlah TKK di Pemkot Bekasi hingga kini masih terang-terangan melakukan gerakan politik. Bahkan tidak sedikit dari mereka menjadi Ketua Relawan Calon Walikota Bekasi.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Hal itu terlihat dari berbagai postingan pada media sosial sejumlah TKK yang menunjukkan eksistensinya mendukung hingga mengajak untuk memilih salah satu Calon Walikota Bekasi yang maju pada Pilkada Kota Bekasi 2024.

Terdapat TKK yang menjadi Ketua Relawan diantaranya yakni, pada Dinas DBMSDA, LH, hingga ditingkat Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bekasi yang senagaja disebar tugaskan berkedok TKK namun pada faktanya mereka juga menjadi Pengurus Relawan Samtri. (Dhendi)

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi
JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad
Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  
Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service
Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada
Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi
Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana
Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:07 WIB

Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Korupsi Surat Garansi Bank

Rabu, 17 Juli 2024 - 09:22 WIB

Penyidikan Perkara Komoditi Emas 109 Ton Kian Seru

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:26 WIB

Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus “Warning” Satgas Judol dan Bareskrim

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:08 WIB

Kejari Indramayu Tahan Koruptor Proyek Tebing Air Terjun Buatan

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:58 WIB

Perkara Korupsi Gula, Penyidik Panggil Kepala KPPBC Dumai

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:49 WIB

Korupsi Proyek KA, Tiga Mantan Pejabat Kemenhub Mulai Diadili

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:02 WIB

Muklis Manajemen PT. Antam Diperiksa Terkait Emas 109 Ton

Selasa, 16 Juli 2024 - 06:08 WIB

Kejati Jabar Tahan Eks Pejabat Kemendagri Kasus BOT Pasar Cigasong Majalengka

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB