Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aksi AKAMSI di Kantor BAPENDA Kota Bekasi

Foto: Aksi AKAMSI di Kantor BAPENDA Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Angkatan Mahasiswa Bekasi (AKAMSI), mendesak agar Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Bekasi, Arief Maulana dicopot dari jabatannya.

Desakan itu, langsung dilontarkan masa aksi di depan pintu masuk kantor BAPENDA di Jalan Juanda Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/5/2024).

Desakan pemberhentian Arief Maulana sebagai Kepala Bapenda Kota Bekasi yang merupakan posisi yang diberikan mantan Walikota Bekasi, Tri Adhianto menjelang akhir jabatannya.

Arief merupakan bawahan Tri Ahianto sejak bersama di Dinas PUPR atau yang sekarang menjadi Dinas Binamarga Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.

“Kami mendesak Kepala BAPENDA dicopot dari Jabatannya, karena dia sengat dekat dengan salah satu calon Walikota Bekasi,” ungkap korlap aksi demo.

Dalam orasinya, pendemo juga mempertanyakan Kepala BAPENDA yang mengumpulkan 12 pejabat para Kepala SKPD di Sleman Yogyakarta, Jawa Tengah.

“Kami menduga kegiatan itu politis, karena tidak masuk didalam RKA BAPENDA. Kami menduga itu ada yang ditunggangi kepentingan Politik Pilkada 2024,” ketus pendemo.

Seharusnya, lanjut pendemo, sesuai UU Nomor: 5 tahun 2014, tentang kewajiban ASN, maka Kepala BAPENDA Kota Bekasi Arief Maulana bersikap netral ditengah masyarakat Kota Bekasi.

“Maka kami menduga adanya tindakan Tipikor dengan melakukan kegiatan kedinasan tanpa RKA yang diduga menggunakan APBD,” imbuhnya.

“Mestinya dapat digunakan untuk hal yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Bekasi, dibanding untuk foya-foya dan meningkatkan elektabilitas pihak tertentu,” tambahnya.

Indisipliner ASN, sambung pendemo, terhadap 12 Kepala UPTD Pendapatan BAPENDA Kota Bekasi itupun patut ditindaklanjuti.

Lantaran, tambahnya, keikutsertaan 12 pejabata SKPD sadar betul jika acara yang bertema “Menjalin Kebersamaan dan Kekeluargaan” itupun diduga memiliki maksud terselubung.

“Harusnya sadar ada sesuatu disitu yang tidak sesuai dengan netralitas ASN menjelang Pilkada,” pungkasnya. (Dhendi)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB